Berita Regional

Nenek di Pangkalpinang Terancam Dipenjara karena Gunakan Uang Temuan untuk Bayar Utang

Di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, seorang nenek terancam dipenjara setelah temukan uang Rp5,5 juta.

Dok. Tim Naga Polres Pangkalpinang
Polisi di Pangkalpinang saat memeriksa barang bukti tas yang dikubur di belakang rumah pelaku pada Rabu (5/1/2022) malam. 

TRIBUNJATENG.COM - Di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, seorang nenek terancam dipenjara setelah temukan uang Rp5,5 juta.

Si nenek berinisial NU (60) menggunakan uang temuan itu untuk membayar utang.

Dia dinilai telah melakukan aksi pencurian karena tidak mengembalikan uang temuannya dan menggunakan untuk keperluan pribadi.

Baca juga: Istri Polisi Ajak Anggota Propam Grebek Suami yang Sedang Bersama Wanita Diduga Selingkuhan

Kini sang nenek terancam penjara akibat perbuatannya.

Awal kejadian

Dihimpun dari Kompas.com, kejadian ini bermula saat wanita bernama Ety Mujiawati (48) kehilangan barang berharganya.

Uang sebanyak Rp 5,5 juta dan 2 HP milik pegawai neger sipil (PNS) ini hilang.

Ia kehilangan tas dan isinya saat melewati Jalan Lintas Sungailiat pada 28 Desember 2021 sekira pukul 09.45 WIB.

 
Ternyata tas tersebut ditemukan oleh NU.

Namun, NU tak  mengembalikan tas berisi uang dan ponsel tersebut.

Oleh sang nenek, uang dalam tas malah digunakan untuk membayar utang dan dua HP milik korban digunakan oleh anak NU.


NU diamankan polisi

Usai kehilangan tas, Ety membuat laporan di Polres Pangkalpinang bernomor LP/B/503/XII/2021/SPKT/Polres Pangkal Pinang/Polda Bangka Belitung.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra menjelaskan, pihaknya kemudian melacak keberadaan barang-barang itu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved