Berita Tegal

Permintaan Pasar Shuttlecock Tegal Meningkat, Satu Industri Rumahan Bisa Pasok 3.600 Slop Perbulan

Industri rumahan shuttlecock atau kok di Kota Tegal, mengalami peningkatan produksi di tahun kedua pandemi Covid-19. 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Industri rumahan shuttlecock atau kok di Kota Tegal, mengalami peningkatan produksi di tahun kedua pandemi Covid-19. 

Meski tidak begitu banyak, ada peningkatan permintaan pasar. 

Hal itu seperti yang dialami oleh pelaku bisnis Shuttlecock Mondi di Jalan Ambarawa Margadana, Kota Tegal. 

Pengelola Shuttlecock Mondi, Siswoyo (41) mengatakan, permintaan pasar mulai meningkat dalam satu tahun terakhir. 

Baca juga: SMPN 5 Semarang Laksanakan PTM 100 Persen, Siswa yang Belum Vaksinasi Tak Bisa Ikut

Baca juga: Sambangi Anak Dua Tahun yang Terbakar Spiritus, Bupati Batang Wihaji Pastikan Bantuan Tersalurkan

Kini produksi mampu mencapai 120 slop per hari, dengan isi per slop sejumlah 12 shuttlecock.

Sementara dalam sebulan, industri rumahannya bisa memproduksi sebanyak 3.600 slop atau 43.200 shuttlecock.

"Alhamdulillah permintaan banyak. Ini sedang bagus dan mulai normal," kata Siswoyo kepada tribunjateng.com, Senin (10/1/2022).

Siswoyo menjelaskan, kondisi produksi tersebut berbeda dengan masa awal pandemi Covid-19, pada tahun 2020.

Saat itu produksi harian hanya mencapai 100 slop. 

Ia menilai, kembali normalnya pasar shuttlecock karena turnamen bulu tangkis sudah banyak diselenggarakan. 

Hal itu berdampak positif dengan meningkatnya pemesanan dari distributor. 

Di antaranya dari wilayah Jakarta, Bandung, Tangerang, dan Bekasi. 

"Mungkin karena habis ada turnamen. Jadi ramai lagi dan banyak permintaan dari toko-toko," ujarnya. 

Siswoyo mengatakan, usaha shuttlecock milik keluarganya cukup tua di Kota Tegal. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved