Breaking News:

Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Pranten, Bupati Wihaji : Ada Beberapa Langkah Harus Dilakukan

Bupati Batang Wihaji bersama Dandim 0736 Batang Letkol Yan Eka Putra dan Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto meninjau kondisi lokasi tanah longsor.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Bupati Batang Wihaji bersama Dandim 0736 Batang Letkol Yan Eka Putra dan Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto meninjau kondisi lokasi tanah longsor di Desa Pranten, Bawang, Senin(10/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Bupati Batang Wihaji bersama Dandim 0736 Batang Letkol Yan Eka Putra dan Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto meninjau kondisi lokasi tanah longsor di Desa Pranten, Bawang, Senin(10/1/2022).


Longsor yang terjadi dari Bukit Siglagah itu telah memutus akses jalan Dukuh Pranten dan Dukuh Rejosari 


Bupati Batang Wihaji mengatakan kondisi tanah longsor tersebut memang cukup rumit.


"Tadi kita sudah cek, dan kondisinya memang agak rumit, masalahnya matrial longsor memutus jalan dan jembatan dari dukuh Pranten ke dukuh Rejosari diperkirakan mencapai 1,7 juta kubik dengan luasan tanahnya 2 hektar," terangnya.


Wihaji pun menyebut ada beberapa langkah yang akan dilakukan.


Pihaknya juga akan menyesuaikan rekomendasi dari ESDM Provinsi Jawa Tengah. 

 

"Langkah daruratnya sesuai rapat dengan tokoh masyarakat desa meminta tetap ada akses jalan, dan melihat longsoran agak ngeri juga, karena ada potensi longsor susulan jika hujan turun dengan intensitas tinggi secara  terus menerus," jelasnya.


Dikatakannya, mengenai akses jalan maka solusinya memperbaiki jalan lama dengan menggunakan dana desa untuk membuka akses ekonomi dan pendidikan. 


"Jadi langkah pertama itu, langkah keduanya nanti sambil melihat cuaca pasti akan dibersihkan matrial dan perbaiki jalannya," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved