Breaking News:

Berita Solo

Analisa Pengamat Soal Pelaporan Gibran Walikota Solo ke KPK, Dikaitkan Pilgub DKI Jakarta

Pelaporan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK, disebut sebagai taktik politik sebelum Pilgub DKI.

Editor: galih permadi
TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Kaesang Pangarep, saat berfoto bersama kakaknya, Gibran Rakabuming Raka, untuk menyerahkan trofi Juara Liga 2, Sabtu (1/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pelaporan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK, disebut sebagai taktik politik sebelum Pilgub DKI.

Hal itu diungkapkan pengamat Psikologi Politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Mohammad Abdul Hakim.

Hakim mengatakan, isu itu menjadi sebuah manuver politik, terkait Gibran yang digadang-gadang bakal maju ke Pilgub DKI Jakarta.

"Menurut analisis saya, pelaporan KPK adalah isu yang didesain mengcounter munculnya nama Gibran ke panggung nasional," kata Hakim kepada TribunSolo.com, Selasa (11/1/2022).

Hakim mengatakan, bahwa Gibran dan Kaesang terbukti atau tidak terbukti bersalah, tidak lagi menjadi isu utama.

Pasalnya, kabar soal pelaporan ke KPK itu saja sudah akan mengurangi citra positif Gibran.

Hakim memastikan, pelaporan itu tetap akan merugikan nama Gibran Rakabuming.

"Walaupun nantinya tidak terbukti, pelaporan KPK akan menciptakan kecurigaan publik. Dan, penelitian psikologi menunjukkan, stigma mudah diciptakan tapi sulit dihilangkan, meskipun dibantah dengan data-data yang sahih," jelasnya.

Apalagi, lanjut Hakim, saat ini elaktabilitas Gibran Rakabuming juga sedang tinggi-tingginya.

Sehingga, isu itu diperkirakan bisa menggoyang posisi Gibran di atas. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved