Breaking News:

Berita Semarang

Cuaca Ekstrem Landa Pesisir Utara Kota Semarang, Perahu Bertabrakan, Nelayan Tak Bisa Tidur

Masyarakat nelayan di Tambakrejo Kota Semarang diteror cuaca ekstrem beberapa hari terakhir

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Budi Susanto
Sejumlah perahu milik nelayan ditambatkan di dermaga yang ada di wilayah Tambakrejo Kota Semarang, perahu tersebut ditambatkan karena cuaca buruk yang melanda pesisir Kota Semarang beberapa hari terakhir, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Masyarakat nelayan di Tambakrejo Kota Semarang diteror cuaca ekstrem beberapa hari terakhir.

Selain angin kencang, gelombang tinggi juga melanda wilayah pesisir Kota Semarang tersebut.

Kondisi itu membuat warga di Tambakrejo yang mayoritas nelayan tak tenang, bahkan beberapa mengaku tak bisa tidur nyenyak.

Hal itu lantaran angin kencang dan gelombang tinggi, membuat sejumlah perahu yang ditambatkan saling bertabrakan.

Baca juga: Vaksinasi Booster di Semarang Dilayani di 37 Puskesmas dan Beberapa RS, Ini Cara Daftarnya

Baca juga: Driver Ojol Dipukul Polisi Saat Lapor Kehilangan Motor, Ini yang Terjadi Setelah Kisahnya Viral

“Beberapa hari ini cuaca membuat kami takut, setiap malam warga yang memiliki perahu tak bisa tidur,” kata Narni satu di antara warga Tambakrejo, Rabu (12/1/2022).

Dilanjutkannya, karena cuaca ekstrem para nelayan sampai menambatkan perahu di lokasi yang dianggap aman.

“Namun sama saja, semua disapu ombak dan angin, perahu sampai bertabrakan semua,” ucapnya.

Narni juga menyebutkan, beberapa nelayan tak berani melaut karena kondisi ekstrem tersebut.

“Ya banyak yang tidak melaut juga karena kondisi seperti ini,” katanya.

Adapun Miyoto satu di antara nelayan, mengaku hanya bisa pasrah dan berusaha mengamankan perahu.

“Nelayan banyak yang jaga malam beberapa hari ini, takutnya kapal hancur bertabrakan karena dihembus angin kencang dan gelombang seperti tahun lalu,” imbuhnya.

Adapun BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang akan melanda sejumlah wilayah termasuk perairan Semarang.

Peringatan dini itu berlaku dari 12 Januari pukul 07.00 WIB hingga 13 Januari mendatang.

Di mana akan terjadi gelombang tinggi dengan ketinggian 1,2 meter hingga 2,5 meter disertai angin berkecepatan hingga 5 sampai 20 knot. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved