Breaking News:

Berita Semarang

Disperindag Jateng Segera Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng Tahap 2

Rencana subsidi minyak goreng yang dibanderol Rp 14 ribu/liter tengah digodok pemerintah pusat

Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika
Ilustrasi - Pegawai di salah satu toko sembako area Pasar Trayeman Slawi, Kabupaten Tegal, sedang menimbang minyak goreng curah untuk pembeli. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rencana subsidi minyak goreng yang dibanderol Rp 14 ribu/liter tengah digodok pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Menunggu rencana tersebut terealisasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng melakukan operasi pasar untuk mengendalikan kenaikan harga yang terjadi beberapa waktu terakhir ini.

"Sambil menunggu kebijakan subsidi minyak goreng terwujud, kami melakukan operasi pasar. (Operasi pasar-Red) Ini sifatnya semi CSR, kerja sama dengan perusahaan minyak goreng," kata Kepala Disperindag Jateng, Arif Sambodo, saat dihubungi Tribun Jateng, Selasa (11/1).

Menurut dia, operasi pasar itu akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama telah dilakukan pada 29 Desember 2021 hingga 10 Januari 2022 lalu, dengan menggelontorkan sebanyak 70 ribu liter minyak goreng.

Jumlah tersebut dibagi ke 25 kabupaten/kota dengan harga minyak goreng sebesar Rp 14 ribu/liter.

"Harganya memang sama dengan subsidi. Itu dalam bentuk minyak kemasan sederhana, kemudian dibagikan," jelasnya.

Dalam pembagian itu, Arif menyebut, setiap kabupaten/kota mendapat jumlah berbeda. Setiap kabupaten/kota ada yang mendapat 3.000 liter, 2.000 liter, dan lain-lain.

Hal itu disesuaikan dengan permintaan masing-masing.

Rencananya, dia menambahkan, Disperindag Jateng akan segera menggelar operasi pasar tahap kedua. Hal itu guna terus mengendalikan kenaikan harga minyak goreng.

"Untuk menurunkan harga mungkin perlu waktu lagi, dan mungkin menurunnya nanti kalau sudah ada minyak subsidi.

Sehingga, operasi pasar perlu dilakukan secara masif. Kami akan lakukan operasi pasar tahap kedua, ini kami sedang bicarakan kuotanya," ucapnya. (idy)

Baca juga: Penjualan Pands Mulai Membaik di Era Pandemi Awal Tahun Ini

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini, Rabu 12 Januari 2021, Naik Rp 6.000, Ini Daftar Lengkapnya

Baca juga: Dudung Sukses Jadi KSAD Pertama yang Terbangkan Helikopter Apache Secara Mandiri 

Baca juga: Sosoknya Viral Setelah Kembalikan Emas 97 Gram yang Ditemukan di Toilet Bandara, Dewi: Tidak Galau

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved