Breaking News:

Berita Kudus

Dua Sampel Pasien dari Kudus Diuji WGS untuk Deteksi Omicron

Dua sampel pasien dari Kudus dikirim ke Jakarta untuk dicek melalui whole genome sequencing (WGS). Hal itu untuk mendeteksi varian Omicron.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Sekretaris Dinas Kesehatan Kudus, Andini Aridewi 

 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dua sampel pasien dari Kudus dikirim ke Jakarta untuk dicek melalui whole genome sequencing (WGS). Hal itu untuk mendeteksi varian Omicron.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kudus, Andini Aridewi,  mengatakan, dua sampel itu dikirim sepekan yang lalu. Satu sampel telaj keluar hasilnya. Yakni tidak terdeteksi varian Omicron. Kemudian satu sampel lainnya belum keluar hasilnya.

"Semoga saja tidak (Omicron)," kata Andini.

Andini menuturkan, untuk sampel yang akan diuji WGS tidak bisa sembarangan. Ada syarat tertentu untuk mengambil sampel dari pasien yang kemudian diuji apakah ada varian Omicron atau tidak.

Syarat-syarat tertentu tersebut di antaranya pasien merupakan penyintas Covid-19, sudah divaksin lengkap, dan habis bepergian dari daerah yang terdeteksi ada varian Omicron.

"Sepanjang itu tidak, ya tidak ada kewajiban untuk WGS Omicron," ujar Andini.

Sementara saat ini Pemerintah Kabupaten Kudus masih gencar menjalankan program percepatan vaksinasi Covid-19. Termasuk vaksinasi anak. Ditargetkan, pada bulan ini vaksinasi anak bisa selesai.

Selain vaksinasi anak, vaksinasi untuk lansia juga menjadi perhatian.

Untuk capaian, secara keseluruhan sampai pada 10 Januari 2021 vaksinasi di Kudus sudah mencapai 84,20 persen.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved