Breaking News:

Berita Semarang

Hasil WGS Pasien yang Dirawat di Rumdin Semarang Belum Keluar, Abdul Hakam Imbau Masyarakat Waspada

Pemeriksaan WGS ini berhubungan dengan reagen yang dimasukan ke dalam alat. Sehingga, harus menunggu jika sampel belum memenuhi

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang masih menunggu hasil pemeriksaan sampel whole genome sequencing (WGS) pasien Covid-19 yang dirawat di rumah dinas Wali Kota Semarang. Sejauh ini, Dinkes belum menerima hasil sampel tersebut. 

Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, ada 20 sampel yang dikirim. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas laboratorium kesehatan provinsi. 

Pemeriksaan WGS ini berhubungan dengan reagen yang dimasukan ke dalam alat. Sehingga, harus menunggu jika sampel belum memenuhi. 

"Kalau sampelnya belum 47, tidak bakal digiling. Kemarin sampel yang dikirim ada 20an, makanya belum bisa karena ini berhubungan dengan reagen yang dimasukan dalam alat tersebut," terang Hakam, Rabu (12/1/2022). 

Hakam mengatakan, pemeriksaan biasanya berlangsung selama dua hingga empat minggu. Begitu hasil keluar, pihaknya tentu akan menyampaikannya. 

"Kalau sudah jadi, akan saya sampaikan. Ini belum tahu hasilnya," ucapnya. 

Menurutnya, gejala virus varian Omicron ini lebih ringan dari virus varian lainnya.

Sehingga, masyarakat diimbau tetap berhati-hati dan konsisten menerapkan protokol kesehatan.

Begitu mengalami gejala flu, dia berharap, masyarakat bisa memeriksakan diri agar segera dilakukan skrining deteksi dini. 

"Omicron lebih ringan. Omicron kaya flu biasa. Kalau flu, siap-siap di-WGS," ucapnya. (eyf) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved