Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

KKN UMP Purwokerto di Kota Banjar Percepat Penanganan Stunting dan Vaksinasi

Ikhtiar untuk mendorong percepatan program vaksinasi di Kota Banjar, Jawa Barat terus dikebut.

Editor: abduh imanulhaq
UMP PURWOKERTO
Rombongan Panitia KKN UMP bersama Walikota Banjar Dr Hj Ade Uu Sukaesih MSi di ruang rapat Gunung Sangkur Sekretariat Daerah Kota Banjar, Jum’at (7/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Ikhtiar mendorong percepatan program vaksinasi di Kota Banjar, Jawa Barat terus dikebut.

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah selain mengusung tema penanggulangan stunting juga diminta ikut menurunkan status Covid-19.

“Saya harap mahasiswa tidak hanya konsentrasi pada satu kegiatan penanggulangan stanting saja, tapi juga membantu mempertahankankan bahkan menurunkan status covid 19 yang sudah pada posisi level 1 menjadi kawaasan bebas covd 19,” kata Walikota Banjar Dr Hj Ade Uu Sukaesih MSi di ruang rapat Gunung Sangkur Sekretariat Daerah Kota Banjar saat menemui Rombongan Panitia KKN UMP, Jumat (7/1/2022) lalu.

Menurutnya, langkah itu dilakukan dengan membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat yang belum mau mengikuti program vaksin.

Walikota Banjar juga menyambut gembira kehadiran KKN UMP yang direncanakan akan diterjunkan pada tanggal 12 Januari 2022, dilanjutkan seremonial pada 13 Januari 2022 dengan Tema Penanggulangan Stunting. 

Ketua LPPM Dr Suwarno mengatakan, selain penanggulangan stunting mahasiswa KKN UMP juga harus membantu program yang dibutuhkan oleh wilayah tersebut.

Termasuk membantu suksesnya program penanganan Covid-19 agar kondisi Kota Banjar tetap baik.

Dijelaskan KKN UMP memiliki program wajib yakni subuh berjamaah, sebagai upaya pembentukan karakter Islami bagi mahasiswa. 

Kemudian pemberdayaan masyararakat seperti pendampingan UMKM, Pariwisata dan lain sebagainya.

“Selain itu peserta KKN UMP memiliki kewajiban mempromosikan Desa atau Kelurahan lokasi KKN mereka melalui pembuatan video profil yang diunggah di Youtube. Pada akhir kegiatan mahasiswa juga memamerkan produk produk inovasi dari hasil kegiatan KKN, baik dalam bentuk kerajinan, aneka kuliner, dan juga informasi yang ada di kelurahan atau Desa masing-masing dalam bentuk Expo KKN," tandasnya. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved