Breaking News:

Berita Pekalongan

Ranwal RKPD Tahun 2023, Sejumlah Isu Strategis Jadi Fokus Perhatian Pemkot Pekalongan

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal (ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
Dok Kominfo Kota Pekalongan
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat memberikan sambutan di Konsultasi Publik Rancangan Awal (ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pekalongan Tahun 2023, di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal (ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pekalongan Tahun 2023, di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Rabu (12/1/2022).

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan bahwa, sesuai dengan Pasal 75 ayat (2) Permendagri Nomor 86 tahun 2017, Rancangan Awal RKPD tahun 2023 ini disusun berpedoman pada RPJMD Tahun 2021-2026.

Seperti diketahui, RPJMD Kota Pekalongan tahun 2021-2026 telah disahkan pada tanggal 27 Agustus 2021.

"Untuk ranwal RKPD Tahun 2023 sekaligus sesuai dengan RPJMD Tahun 2021-2026, ada beberapa poin pokok yang kami sampaikan di antaranya pengembangan indeks manusia, bagaimana permasalahan-permasalahan yang masih ada di Kota Pekalongan seperti sampah, limbah, banjir dan rob, dan lain-lain masih menjadi perhatian kita," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid.

Di samping itu, penguatan atas pengembangan industri batik dan perikanan juga perlu diberikan perhatian.

Pariwisata di tahun 2023, diharapkan memberikan kontribusi besar dengan adanya wisata laut Pasir Kencana yang akan mulai beroperasi pada tahun 2022 ini.


"Kita harus memenuhi beberapa infrastruktur yang belum difasilitasi oleh Pemerintah Pusat, terutama akses menuju Obyek Wisata tersebut yaitu Jalan WR Supratman yang masih rusak dan sering tergenang banjir."


"Alhamdulillah di tahun 2022 ini sudah kami anggarkan, mudah-mudahan secepatnya bisa terealisasi dan ada pokok-pokok pikiran dari para anggota DPRD yang menjaring semua aspirasi masyarakat," imbuh Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan.


Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pekalongan M Azmi Basyir menyoroti beberapa isu strategis Kota Pekalongan yang masih harus diperbaiki yaitu penanganan banjir dan rob, pengelolaan sampah, dan sebagainya.


Menurutnya, dalam penanganan-penanganan isu tersebut diperlukan sinergi antara Pemerintah Kota Pekalongan, legislatif, dan semua elemen masyarakat terkait sehingga ke depan komunikasi yang dibangun dan aspirasi dari anggota-anggota dewan bisa dirembuk bersama.


"Saya berharap, sinergitas ini terus terjalin dengan baik dan bisa dipertahankan di masa-masa yang akan datang untuk mewujudkan Kota Pekalongan yang lebih baik lagi," katanya. (Dro)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved