Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Ada Penambahan Satu Kasus Positif Covid-19 Varian Delta di Kabupaten Tegal

Sedangkan untuk satu kasus baru kemarin, menurut Umi setelah hasilnya keluar ternyata terkonfirmasi varian Delta

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Bupati Tegal Umi Azizah, saat ditemui Tribunjateng.com, pada Rabu (12/1/2022) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal sampai saat ini memang sudah sangat landai, bahkan tiga pasien baru yang sebelumnya terkonfirmasi dan menjalankan isolasi mandiri (isoman) sekarang ini sudah selesai.

Sesuai update di laman covid19.tegalkab.go.id, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sampai saat ini sebanyak 13.456 kasus. 

Dari jumlah 13.456 kasus tersebut yang sudah dinyatakan sembuh ada 12.637 kasus, masih menjalankan isolasi mandiri ada 1 kasus, masih dirawat 0 kasus, dan meninggal dunia ada 816 kasus.

Sementara itu, untuk jumlah kasus Suspec Covid-19 di Kabupaten Tegal pada Minggu (2/1/2022) sebanyak 4.457 kasus.

Dari jumlah 4.457 kasus tersebut rinciannya yang sudah dinyatakan sembuh ada 4.264 kasus, masih menjalani isoman ada 0 kasus, masih dirawat 0 kasus, dan meninggal dunia ada 193 kasus.

Sedangkan untuk kasus Probable di Kabupaten Tegal saat ini ada 67 kasus.

Rinciannya yang sudah dinyatakan sembuh ada 28 kasus, masih dirawat 0 kasus, dan meninggal dunia ada 39 kasus.

"Tiga kasus kemarin yang warga Kecamatan Kramat semuanya sudah selesai isoman. Nah pada Selasa (11/1/2022) sore ada penambahan satu kasus positif Covid-19 baru warga Dukuhwaru. Satu warga ini juga pelaku perjalanan dan sedang dilakukan tracing," ungkap Bupati Tegal Umi Azizah, pada Tribunjateng.com, Kamis (13/1/2022).

Dijelaskan oleh Umi, sekarang ini jika terdapat kasus positif Covid-19 baru, maka hasilnya akan langsung dikirim ke Semarang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah termasuk Omicron atau jenis apa. 

Sedangkan untuk satu kasus baru kemarin, menurut Umi setelah hasilnya keluar ternyata terkonfirmasi varian Delta. 

"Kalau sesuai informasi yang saya dapat tidak ada gejala berat, atau gejalanya termasuk ringan. Semua kontak erat sudah ditracing dan semua hasilnya negatif," kata Umi.

Pada kesempatan ini, tak lupa Umi mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Mengingat pandemi belum sepenuhnya berakhir atau hilang, bahkan masih mengancam dengan munculnya varian baru.

"Kuncinya protokol kesehatan diterapkan yang kemudian diperkuat lagi dengan vaksinasi Covid-19," tegas Umi. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved