Breaking News:

Berita Solo

Alumni Bintara ZED-STP Salurkan Bantuan di Tengah Meroketnya Harga Sembako di Solo

Pandemi Covid-19 saat ini membuat masyarakat kesulitan dalam faktor ekonomi.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Alumni Bintara ZED-STP (Diktukba Polri 2004 Gelombang II) menyalurkan bantuan sembako ke Panti Asuhan Yatim Piatu Putri Aisyiah di Kawasan Gremet, Manahan, Banjarsari, Kamis (13/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pandemi saat ini membuat masyarakat kesulitan dalam faktor ekonomi.

Hal itu juga ditambah, ting

Alumni Bintara ZED-STP (Diktukba Polri 2004 Gelombang II) menyalurkan bantuan sembako kepada pengayuh becak di sekitaran Manahan, Solo, Kamis (13/1/2022).
Alumni Bintara ZED-STP (Diktukba Polri 2004 Gelombang II) menyalurkan bantuan sembako kepada pengayuh becak di sekitaran Manahan, Solo, Kamis (13/1/2022). (Tribun Jateng/ Muhammad Sholekan)

ginya harga sembako di pasaran yang membuat tidak terjangkau oleh masyarakat kecil. 

Berawal dari itu, Alumni Bintara ZED-STP (Diktukba Polri 2004 Gelombang II) menggelar kegiatan berbagi bersama dengan masyarakat kurang mampu dan sejumlah panti asuhan di Kota Bengawan. 

"Kegiatan ini untuk memperingati HUT ke-17 pengabdian kami di Institusi Polri. Kami melihat, kondisi masyarakat yang membutuhkan. Maka, sedikit kami sisihkan rezeki untuk membantu mereka," terang Ketua ZED-STP, Aipda Rahmadi, Kamis (13/1/2022) sore.

Puluhan sembako yang disalurkan, kata Rahmadi, dibagikan ke Panti Asuhan Anak Yatim Putri Aisyah yang berlokasi di Kawasan Gremet, Manahan, Banjarsari dan Panti Asuhan Al Kahfi di Kawasan Sumber, Banjarsari. 

Tak sampai di situ, sejumlah penjual kaki lima dan pengayuh becak di sekiran Polresta Surakarta mendapatkan bantuan tersebut.

"Kami berharap, sedikit bantuan yang diberikan mampu meringankan beban di tengah kondisi seperti ini," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan Kris (42) mengaku, sangat berterima kasih.

Bantuan sembako yang diberikan itu, nantinya akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Terima kasih, atas pemberiannya. Lumayan ini, apalagi ada minyak goreng yang harganya naik beberapa waktu terakhir," ungkap penjual bakso yang sehari-hari berjualan sekitaran Stadion Manahan itu.

Hal yang sama, Suroko (31) mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan tersebut. 

"Lumayan mas, apalagi kondisi seperti ini. Bisa mengurangi pengeluaran untuk keluarga," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved