Breaking News:

Berita Semarang

Baznas Kudus Tahun Ini Targetkan Bisa Perbaiki 20 Rumah Tidak Layak Huni

Baznas Kudus Tahun Ini Targetkan Bisa Perbaiki 20 Rumah Tidak Layak Huni. Ini menjadi program bagi Baznas.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
Dokumentasi Pemkab Kudus
Bupati Kudus HM Hartopo saat menyalurkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni dari Baznas Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kudus menargetkan bisa memperbaiki sebanyak 20 unit rumah tidak layak huni.

Sebagai lembaga pengumpul sekaligus penyalur zakat, perbaikan rumah tidak layak huni bagi kaum lemah merupakan bagian dari program prioritas.

Terakhir, Baznas menyalurkan bantuan senilai Rp 17,5 juta untuk perbaikan rumah tidak layak huni di Dukuh Ngelo RT 3 RW 3, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kudus, Kamis (13/1/2022). Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati Kudus HM Hartopo.

Perwakilan dari Baznas Kudus yang hadir saat itu, Noor Badi, mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan menyalurkan bantuan untuk perbaikan rumah tidak layal huni di Desa Tergo, Kecamatan Dawe.

"Kalau tidak keliru di bulan Januari ini ada tiga rumah," kata dia.

Noor Badi mengatakan, pada 2022 ini pihaknya menargetkan bisa membantu perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 20 unit rumah.

Sedianya program Baznas tidak hanya membantu perbaikan rumah. Ada pula program penyaluran zakat produktif maupun konsumtif  untuk mustahik atau warga yang berhak menerima zakat.

"Kami juga menyalurkan zakat dalam bentuk barang, misalnya berupa gerobak dorong untuk pedagang keliling. Tahun ini target 50 gerobak bari terealisasi 20," kata Noor Badi.

Baca juga: Musim Durian, Jangan Lupa Mampir di Sentra Durian Lokal Gempolan Kerjo Karanganyar

Baca juga: Dinas Kesehatan Kendal Bersiap Pelaksanaan Vaksin Booster untuk Lansia dan Warga Dewasa


Demi lancarnya program Baznas dalam mengumpulkan dan menyalurkan zakat, maka Noor Badi masih berharap banyak kepada para ASN supaya menyalurkan zakat. Dari jumlah ASN muslim di Kudus yang jumlahnya kisaran 6 ribu itu, potensi penerimaan zakat bisa mencapai Rp 5 miliar.


"Saat ini setahun zakat terkumpul sekitar Rp 2 miliar," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved