Breaking News:

Berita Regional

Investasi Emas Dinilai Masih Potensial di Tahun 2022

Emas dinilai masih potensial untuk investor di tahun 2022. Pelaku bisnis emas optimistis, penjualan pun akan terus meningkat ke depannya.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM/IDAYATUL ROHMAH
Emas antam di Butik Emas Logam Mulia Semarang, berlokasi di blok A7 DP Mall, Jalan Pemuda No 150 Semarang. 

 


TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Emas dinilai masih potensial untuk investor di tahun 2022. Pelaku bisnis emas optimistis, penjualan pun akan terus meningkat ke depannya.


Head Marketing Representatif Butik Antam Semarang Ombi Saputra mengatakan, emas sendiri diibaratkan sebagai asuransi.

Di saat situasi dinilai semakin memburuk, investor akan menyimpan lebih banyak emas yang membuat harga melonjak saat krisis.


Tahun ini yang juga dibarengi dengan dengan munculnya varian baru Omicron, emas yang dianggap sebagai aset safe haven dinilai dapat melindungi investor dari krisis keuangan tersebut.


 "Nilai aset safe haven ini diharapkan dapat bertahan dan bahkan mampu meningkat pada saat kondisi pasar finansial mengalami goncangan atau ketika aset investasi lain sedang turun.


Di sisi itu melihat dari historis 30 tahun terakhir menunjukan tren positif, karena investor masih wait and see untuk berinvestasi ke instrumen yang volatile tinggi seperti saham, kripto hingga NFT, terlebih Amerika masih dihantui oleh hyperinflation. 


Hal lain adalah kestabilan kurs IDR to USD, sehingga tren emas masih menarik ke depannya," jelas Ombi kepada tribunjateng.com, kemarin.


Ombi melanjutkan, optimisme peningkatan penjualan emas Antam tahun ini juga melihat adanya pertumbuhan tahun lalu.


Dikatakan, penjualan emas di Butik Emas Antam Semarang pada tahun 2021 sendiri tercatat tumbuh 4 % year on 
year dari penjualan di tahun 2020.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved