Breaking News:

Pemerintah Tetapkan Kuota Impor Daging 2022 Sebanyak 266.065 Ton

Kuota impor itu telah dihitung berdasarkan neraca perkiraan produksi dan kebutuhan saat ini.

Editor: Vito
tribunjateng/dok
ilustrasi daging sapi beku 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan impor daging 2022 sebesar 266.065 ton. Kuota impor itu telah dihitung berdasarkan neraca perkiraan produksi dan kebutuhan saat ini. Angka tersebut diklaim mengalami penurunan dari tahun lalu.

"Terlihat ini realisasinya nantinya akan sekitar 266.000 ton. Ini yang sudah kemarin dihitung bersama dengan Kemenko Perekonomian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan beberapa kementerian terkait," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Makmun, saat webinar, Kamis (13/1).

Berdasarkan perhitungan pemerintah, produksi daging pada 2022 sebanyak 436.704 ton. Angka tersebut ditambah dengan stok awal sebanyak 62.485 ton.

Sementara, kebutuhan daging pada 2022 sebesar 706.388 ton, ditambah target stok akhir 58.866 ton. Total kebutuhan tersebut menghitung konsumsi sebanyak 2,57 kg/kapita/tahun.

Meski demikian, Makmun menuturkan, angka impor daging Indonesia terus mengalami penurunan. Pasalnya, setiap tahun Indonesia berhasil meningkatkan produksi daging dalam negeri.

"Naik 4,07 persen konsumsi/kapita, pertumbuhan penduduknya juga naik, kemudian terjadi juga penurunan impor. Ini kan artinya pergerakan di dalam negeri terus bertumbuh," jelasnya.

Berdasarkan data Kementan, pada 2021 produksi daging sebanyak 423.443 ton, sementara kebutuhan daging sebanyak 669.731 ton. Sehingga impor daging pada 2021 lalu sebanyak 284.277 ton.

Angka itu terdiri dari impor sapi bakalan sebanyak 383.665 ekor, daging kerbau india 79.996 ton, daging sapi 114.846 ton, dan daging sapi Brasil 15.890 ton. (Kontan.co.id/Abdul Basith Bardan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved