Breaking News:

Berita Tegal

Update Vaksinasi Covid-19 Dosis Satu di Kabupaten Tegal Mencapai 66,51 Persen

Pemerintah Kabupaten Tegal sekarang ini sedang berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mencapai target vaksinasi Covid-19 dosis satu sebesar 70 persen.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Desta Leila
Bupati Tegal Umi Azizah, saat ditemui Tribunjateng.com, Rabu (12/1/2022), di Lapangan Tenis Kodim 0712 Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemerintah Kabupaten Tegal sekarang ini sedang berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mencapai target vaksinasi Covid-19 dosis satu sebesar 70 persen. 

Berbagai cara dilakukan seperti program Serpung Maksimal Vaksinasi, door to door ke rumah warga, bahkan vaksin malam hari.

Sesuai penuturan Bupati Tegal Umi Azizah, update capaian vaksinasi Covid-19 dosis satu per Rabu (12/1/2022) di angka 66,51 persen atau 851.900 warga yang sudah tervaksin dari target 1,2 juta warga.

Sedangkan jika sesuai data basis KTP, cakupan vaksinasi Covid-19 dosis satu sudah 84,95 persen atau 1.042.157 yang sudah tervaksin.

Adapun untuk cakupan vaksinasi yang menyasar lansia dosis satu sesuai data faskes sudah 64,21 persen. 

"Saat ini kendala atau kesulitan yang kami alami di lapangan yaitu mencari warga yang belum divaksin sangat sulit. Maka untuk mempercepat target sasaran dan bisa melaksanakan vaksinasi anak, kami juga meminta bantuan ke Provinsi Jateng terkait layanan vaksinasi," ujar Bupati Tegal Umi Azizah, pada Tribunjateng.com, Rabu (12/1/2022).


Untuk kendala di lapangan, lanjut Umi, di antaranya warga yang sudah meninggal dunia tapi ternyata masih masuk dalam daftar calon penerima vaksinasi.


Selain itu, mengingat mobilitas warga Kabupaten Tegal yang cukup tinggi, maka ada juga yang ternyata sudah melakukan vaksinasi di daerah lain.


Ada juga warga yang terkendala tidak bisa vaksin karena terdapat komorbit atau penyakit penyerta.


Ditambah warga yang masih ragu atau enggan untuk divaksin Covid-19.


"Terkait dosis tiga dan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun, intinya kita selesaikan dulu yang dosis satu, dua, dan lansia. Kendala secara teknis sebetulnya tidak ada, tapi lebih ke mencari sasaran vaksinasi yang agak sulit. Tapi saya optimis dosis satu bisa segera tercapai dan lanjut untuk anak," tandasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved