Breaking News:

Berita Semarang

25 Warga Semarang Menjadi Korban Skimming ATM, Uang di Rekening Hilang Sampai Rp 75 Juta

25 warga di Kabupaten Semarang melapor ke Polres Semarang, karena merasa uang yang disimpan di rekening bank hilang. 

Penulis: hermawan Endra | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - 25 warga di Kabupaten Semarang melapor ke Polres Semarang, karena merasa uang yang disimpan di rekening bank hilang. 


Mereka menduga menjadi korban skiming karena uang mereka hilang setelah melakukan transaksi di ATM.  


Kerugian korban akibat aksi kejahatan ini berkisar dari 5 juta rupiah hingga 75 juta rupiah dari bulan desember 2021 lalu hingga januari 2022.


Damirat warga Ungaran, yang menjadi salah satu korban mengaku pada tanggal 12 desember lalu, ia kehilangan uang 25 juta di rekeningnya, meskipun ATM dan buku tabungan disimpan di rumah.

“Saya kehilangan uang di rekening setelah melakukan transaksi di ATM.

Paginya saya cek saldo namun ada yang aneh karena saldo saya berkurang cukup banyak.

Setelah saya cek  ada mutasi rekening yang tidak saya lakukan.

Setelah di cek melalui rekening koran ternyata ada empat transaksi pemindahan uang melauia transfer 3 kali dan satu kali tarik tunai dengan pengambilan di singaraja bali,” jelasnya.

Saat ini korban telah menerima pengembalian uang utuh 25 juta dari pihak bank setelah melaporkan kejahatan ini ke kepolisian.


“Saat ini saya telah mendapatkan penggantian dari pihak Bank.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved