Breaking News:

Berita Semarang

Dinkes Kota Semarang Minta Siswa Divaksin Dua Kali Jika PTM 100 Persen

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang merekomendasikan Dinas Pendidikan (Disdik) memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) kapasitas 100 persen

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN 
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi meninjau PTM di Semarang beberapa waktu lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang merekomendasikan Dinas Pendidikan (Disdik) memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen jika seluruh siswa sudah divaksin dua kali. 

Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, ada petunjuk dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) terkait pelaksanaan PTM.

IDAI merekomendasikan anak-anak harus vaksin dua kali jika PTM diberlakukan kapasitas 100 persen. Hal itu tentu untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

Hakam tidak ingin ada penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah. 

"Kami sebagai regulator kesehatan menyampaikan kepada Disdik, ada petunjuk dari IDAI. Kami ingin safety.

Harapannya, Disdik dapat memakai itu," papar Hakam, Jumat (14/1/2022). 

Saat ini, lanjut Hakam, siswa usia 6 - 11 tahun belum mendapatkan vaksinasi dosis kedua.

Mereka baru mendapat vaksin dosis pertama. Itu pun belum seluruhnya mendapatkan vaksin.

Dinkes masih melakukan percepatan vaksinasi untuk anak usia 6 - 11 tahun. 

"Yang usia 6 - 11 belum dua kali, baru sekali. Ini minnggu terakhir kami lakukan vaksinasi dosis pertama untuk mereka," katanya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved