Breaking News:

Berita Pekalongan

Gedung Baru Puskesmas Jenggot Diresmikan, Wali Kota Pekalongan: Pelayanan Kesehatan Harus Prima

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid meresmikan gedung baru UPT Puskesmas Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid (kanan), bersama Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin didampingi Ketua TP PKK Inggit Soraya (tengah) dan Kadinkes Slamet Budiyanto (kiri) saat meresmikan UPT Puskesmas Jenggot. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat yang lebih prima, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid meresmikan gedung baru UPT Puskesmas Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jum'at (14/1/2022).

Wali Kota Pekalongan yang akrab disapa Aaf tersebut menyampaikan syukur atas diresmikannya gedung baru UPT Puskesmas Jenggot, dimana tempatnya lebih besar dan lebih representatif dan lebih lengkap pelayanannya dalam memberikan peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat setempat.

"Kami meminta kepada kepala Puskesmas dan jajarannya, dengan keberadaan gedung baru ini bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kalau di tempat yang lama, dinilai terlalu kecil dengan semakin banyaknya penduduk."

Baca juga: Pejabat Pemprov Jateng Diminta Tancap Gas, Ganjar Pranowo: Kalau Nggak Perform, Demosi

Baca juga: Ini Solusi Jl Sriwijaya Baru yang Belum Bisa Dilewati, Pemkot Semarang Akan Tutup Saluran Buat Jalan

Baca juga: Ini Dia 3 Foto Selfie Termahal Ghozali Everyday, Pemuda Semarang yang Mendadak Jadi Miliarder

"Di gedung yang baru ini tempatnya sudah representatif, gedungnya sudah oke, ada 2 gedung yakni untuk merawat orang yang sakit dan melayani orang yang sehat (ibu hamil, imunisasi anak-anak, dan sebagainya," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid usai meresmikan UPT Puskesmas Jenggot.

Aaf menjelaskan, peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Pekalongan ini sesuai dengan visi misi dirinya bersama Wakil Wali Kota Salahudin usai dilantik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto menjelaskan bahwa, pembangunan gedung baru Puskesmas Jenggot ini didasarkan pada saat sebelumnya puskesmas tersebut menempati lahan yang merupakan wakaf manfaat pemakaian dari Ponpes Syafi'i Akrom, dimana lahan yang ada sempit dan kurang memadai untuk pelayanan dan lahan parkir.

Gedung baru Puskesmas Jenggot ini, menempati lahan seluas 3.000 meter persegi dan pembangunannya dilakukan secara bertahap selama 2 tahun mulai tahun 2020-2021 yang diawali dengan pengurukan sampai 1,5 meter dengan total biaya Rp 3,8 Miliar.

Baca juga: Dibully Seusai Kembalikan Bantuan dari Ganjar Pranowo, Fajar Blak-blakan soal Keputusannya

Baca juga: UPDATE UMRAH 2022 : Epidemiolog Ingatkan Karantina Jemaah dari Saudi Harus Ketat

"Bangunan ini terdiri dari 3 unit gedung yakni tempat pendaftaran, pelayanan administrasi untuk orang sehat, dan pelayanan untuk orang sakit yang dipisahkan supaya tidak menular antara yang sakit dengan yang sehat. Kedepannya, kami berharap puskesmas ini memang dirancang untuk bisa melayani persalinan," katanya.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan launching layanan Care Support Treatment (CST) bagi Pasien Orang dengan HIV AIDS (ODHA) yang ada di Puskesmas tersebut. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved