Breaking News:

Berita Semarang

Hindari Antrean, Naik Trans Jateng Kini Bisa Bayar Pakai LinkAja

LinkAja kini turut hadir memberikan kemudahan untuk sektor transportasi di Jateng.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Henggar Budi Anggoro, PLT Kadishub Prov Jateng mencoba LinkAja dalam transaksi perjalanan menggunakan Trans Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG –LinkAja sebagai penyedia jasa pembayaran elektronik nasional kini turut hadir memberikan kemudahan untuk sektor transportasi yang ada di Jawa Tengah.

Kemudahan tersebut di antaranya dengan hadirnya sebagai salah satu metode pembayaran secara nontunai untuk pengguna Trans Jateng.

Direktur Marketing LinkAja, Wibawa Prasetyawan mengatakan, hadirnya LinkAja sebagai metode pembayaran nontunai Trans Jateng melihat adanya kebutuhan masyarakat yang besar.

Dengan adanya LinkAja sebagai metode pembayaran transportasi Trans Jateng yang merupakan insentif adopsi transaksi digital, diharapkan dapat menghadirkan kemudahan secara  signifikan terutama mengurangi terjadinya keramaian akibat antrean di halte.

"Kami terus berusaha untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia, tak terkecuali berbagai penggunaan ekosistem yang ada di Jawa Tengah, dan kali ini adalah Trans Jateng. Metode nontunai ini bisa meminimalisasi kontak fisik yang memberikan rasa aman, nyaman dan juga cepat," jelas Wibawa dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/1/2022).

Wibawa melanjutkan, berbagai rute yang dapat digunakan masyarakat Jawa Tengah untuk menggunakan LinkAja sebagai metode pembayaran Trans Jateng di antaranya Koridor I (Semarang) Stasiun Tawang - Terminal Bawen, Koridor II (Purwokerto) Terminal Bulupitu - Terminal Bukateja, Koridor III (Kendal) Bahurekso - Terminal Mangkang, Koridor IV (Magelang) Terminal Tirtonadi - Terminal Sumberlawang, Koridor V (Surakarta) Terminal Kutoarjo – Borobudur, dan Koridor IV (Purwodadi) Penggaron - Terminal Godong.

Metode yang digunakan dalam transaksi nontunai pembayaran Trans Jateng ini 
menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Pelanggan dapat menggunakan fitur scan QRISLinkAja melalui perangkat yang telah tersedia. Mesin akan tersedia di Halte Trans Jateng, sehingga nantinya pelanggan hanya perlu melakukan scan pada QRIS LinkAja yang dimunculkan mesin tersebut.

"Tarif yang yang berlaku untuk melakukan sekali perjalanan cukup terjangkau, yakni Rp 4.000 untuk umum, dan Rp 2.000 bagi pelajar, lansia, maupun penyandang disabilitas," lanjutnya.

Di sisi lain ia menambahkan, hingga saat ini LinkAja telah menjangkau lebih dari 80 juta pengguna.terdaftar melalui ekosistem digital.

Saat ini, LinkAja memliki sekitar satu setengah juta merchant lokal, 400 ribu merchant nasional, 30 moda transportasi, 790 pasar tradisional, dan 13 ribu online marketplace.

LinkAja juga dapat digunakan untuk melakukan transfer ke semua rekening bank, melakukan pembayaran berbagai kebutuhan sehari hari seperti pulsa, listrik, dan tagihan lainnya, iuran BPJS, hingga pembelian berbagai layanan keuangan seperti produk reksadana dan asuransi mikro.

Selain itu, LinkAja juga dapat digunakan di lebih dari satu juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.

LinkAja juga telah meluncurkan Layanan Syariah LinkAja di April 2020 yang merupakan uang elektronik syariah pertama di Indonesia, dengan tujuan memfasilitasi berbagai jenis pembayaran sesuai syariat Islam.

"Dalam satu tahun sejak diluncurkan, Layanan Syariah LinkAja telah memiliki lebih dari 5,9 juta pengguna terdaftar yang akan terus meningkat sejalan dengan adanya kolaborasi dengan beberapa mitra strategis, seperti pemerintah daerah dan institusi lainnya, untuk berkolaborasi demi perluasan ekosistem digital Syariah di seluruh Indonesia. LinkAja juga berencana memperluas bisnis keuangan yang berlandaskan syariat Islam," tukasnya. (*)

Henggar Budi Anggoro, PLT Kadishub Prov Jateng mencoba LinkAja dalam transaksi perjalanan menggunakan Trans Jateng.
Henggar Budi Anggoro, PLT Kadishub Prov Jateng mencoba LinkAja dalam transaksi perjalanan menggunakan Trans Jateng. (Tribun Jateng/Idayatul Rohmah)
Henggar Budi Anggoro, PLT Kadishub Prov Jateng mencoba LinkAja dalam transaksi perjalanan menggunakan Trans Jateng.
Henggar Budi Anggoro, PLT Kadishub Prov Jateng mencoba LinkAja dalam transaksi perjalanan menggunakan Trans Jateng. (Tribun Jateng/Idayatul Rohmah)
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved