Breaking News:

Kakorbinmas Polri Bidik Usaha Peternakan di Karanganyar

Korps Binmas Mabes Polri membidik usaha di bidang peternakan dalam rangka mengembangkan usaha anggota Polri serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Kakorbinmas Polri, Irjen Pol Suwondo Nainggolan bersama jajaran meninjau peternakan ayam di Gemblung Kulon RT 4 RW 1 Desa Wonosari Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Jumat (14/1/2022) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Korps Binmas Mabes Polri membidik usaha di bidang peternakan dalam rangka mengembangkan usaha anggota Polri serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kakorbinmas Polri, Irjen Pol Suwondo Nainggolan bersama jajarannya meninjau peternakan ayam milik pengusaha Solo, Katno Hadi di
Gemblung Kulon RT 4 RW 1 Desa Wonosari Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Jumat (14/1/2022) siang.

"Kami datang ke lokasi peternakan untuk mengetahui cara beternak hingga pemasarannya. Ini peluang usaha yang sangat positif sekali. Melalui tinjauan ini, kedepan anggota Binmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat menularkan ilmu usaha budidaya peternakan ini ke masyarakat," kata Kakorbinmas.

Menurutnya program Binmas akan menyasar ke anggota maupun ke masyarakat. Nantinya Binmas akan mendorong masyarakat untuk memiliki usaha. Dengan begitu, lanjutnya, akan membuka lapangan kerja sekaligus kerjasama ini bisa menguntungkan kedua belah pihak.

Di sisi lain, masyarakat yang telah mendapatkan pelatihan dapat mengembangkan potensi diri untuk menciptakan lapangan kerja. Baik itu bagi dirinya sendiri maupun masyarakat sekitar.

"Harapannya, ini bisa mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. Jika masyarakat sejahtera maka Kamtibmas akan terjaga dengan baik," terangnya.

Dengan terjun langsung ke lapangan, dia bisa mengetahui pola kerja usaha peternakan dan dapat menganalisis secara mendalam. Sehingga, anggota Binmas tidak sekedar memberikan perintah tapi juga bisa memberikan bimbingan, pelatihan hingga praktek kerja lapangan.

Di sela mendampingi Kakorbinmas, pemilik peternakan asli warga Solo, Katno Hadi mengatakan akan membuka pintu lebar untuk bisa bekerjasama dengan Polri.

Dia menambahkan, perwakilan dari Papua akan berkunjung ke peternakannya pada 20 Januari 2021. Mereka akan mempelajari teknik peternakan dan diharapkan dapat dikembangkan di wilayah Papua. Pasalnya, peluang pengembangan peternakan di wilayah tersebut masih terbuka sangat luas. Dari 20 perwakilan yang datang, 3 diantaranya dari anggota Polri dan sisanya warga asli Papua.

"Bayangkan saja, disana harga telur ayam mencapai Rp 80 ribu per kg. Sedang, untuk daging ayam mencapai Rp 120 ribu per Kg. Ini sangat menguntungkan untuk dikembangkan di sana," paparnya.

Dia berharap, kerjasama ini mampu mendongkrak perekonomian masyarakat dan menciptakan lapangan pekerjaan secara merata di berbagai wilayah Indonesia.

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved