Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Mahasiswa UMP Purwokerto Bangkitkan UMKM Saat Pandemi lewat Program KKN

Wali Kota Banjar Dr Hj Ade Uu Sukaesih SIp M.Si mengatakan adanya kegiatan KKN UMP Dikota Banjar bisa mengurangi angka stunting hingga 5 persen.

Editor: abduh imanulhaq
UMP PURWOKERTO
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di Kota Banjar. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - UMKM termasuk bagian dari sektor ekonomi terkena dampak pandemi Covid-19.

Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah didorong untuk membantu UMKM lewat program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Wakil Rektor III UMP Akhmad Darmawan SE MSi dalam sambutannya menyampaikan kegiatan KKN UMP ini dapat memberikan potensi bagi Kota Banjar dalam pengembangan UMKM.

“Insyaallah UMP sangat concern untuk pengembangan UMKM. Pasca-KKN UMP ini kami siap untuk melanjutkan dengan pengabdain masyarakat para dosennya sehingga ada perbedaaan setelah dan sebelum adanya KKN UMP ini, “ katanya.

Lebih lanjut Darmawan mengatakan, tingginya potensi UMKM yaang dimiliki Indonesia harus menjadi fokus para mahasiswa KKN UMP untuk meningkatkan UMKM di Kota Banjar.

“Indonesia memiliki potensi UMKM sangat tinggi dan tidak begitu rentan dengan pergolakan ekonomi karena UMKM ini biasanya tidak terlalu banyak menggunakan dana pihak ketiga. Mahasiswa harus memahami betul terkait dengan legalitas, manajemen, keuangan. Perlu diberi literasi atau pengetahuan keuangan bagi UMKM, “ jelasnya.

Sebanyak 303 mahasiswa KKN UMP dititipkan kepada Pemkot Banjar agar dapat berkontribusi lebih pada masyarakat Kota Banjar.

“Atas nama Pimpinan UMP saya menyerahkan mahasiswa KKN sejumlah 303 mahasiswa untuk bisa diterima Kuliah Kerja Nyata di Kota Banjar dan mudah-mudahan kerjasama ini akan terus berlanjut dan UMP akan sangat menunggu kedatangan Ibu Walikota Banjar di kampus kami untuk diskusi terkait dengan UMKM, “ jelasnya.

Wali Kota Banjar Dr Hj Ade Uu Sukaesih SIp M.Si mengatakan adanya kegiatan KKN UMP Dikota Banjar bisa mengurangi angka stunting hingga 5 persen.

“Saya harapkan dengan adanya kegiatan KKN UMP ini bisa mengurangi angka stunting hingga 5 persen dan dapat membantu pemerintah Kota Banjar meningkatka kesehatan masyarakat khususnya anak-anak,” ucapnya.

Lebih lanjut ia, menambahkan mahasiswa KKN UMP dapat memberikan contoh positif terkait pentingnya PHBS dalam prilaku hidup New Normal.

“Mudah-mudahan kegiatan KKN ini bisa memberikan kontribusi untuk masyaakat Kota Banjar terutama dalam penanganan vaksin, PHBS, dan pendidikan untuk ekonomi dan lainnya bisa menjadi keberkahan untuk kita semua,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved