Breaking News:

Bisnis

Terima Izin Operasional dari OJK, PT BPR BKK Jateng (Perseroda) Siap Tingkatkan Pertumbuhan Kinerja

PT BPR BKK Jateng (Perseroda) resmi mendapat izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis (13/1/2022).

Tribun Jateng/ Franciskus Ariel
Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyerahkan izin operasinal kepada Direktur Utama PT BPR BKK Jateng (Perseroda), Koesnanto dalam acara penyerahan yang berlangsung di PO Hotel, Kompleks Hotel Paragon, kamis (13/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT BPR BKK Jateng (Perseroda) resmi mendapat izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis (13/1/2022).

Berlangsung di PO Hotel, Kompleks Hotel Paragon, pemberian izin ditandai dengan penyerahan surat operasional dari Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno.

Selanjutnya Sumarno menyerahkan surat operasional tersebut kepada Direktur Utama BPR BKK Jateng, Koesnanto.

Koesnanto mengatakan, pihaknya sangat bangga atas penyerahan izin operasional tersebut setelah menunggu 2.555 hari atau tujuh tahun lamanya proses konsolidasi.

Baca juga: Kunci Jawaban Halaman 3 4 5 6 7 8 10 12 13 14 Kelas 6 SD Buku Tematik Tema 5 Negara-negara ASEAN

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Jumat 14 Januari 2022, Capricorn Kenyamanan Perlu Waktu

Baca juga: Promo Superindo Hari Ini 14 Januari 2022 Super Freshtival Banjir Diskon


Koesnanto menegaskan pihaknya siap bertanggung jawab bekerja dengan baik dan siap menerapkan tata kelola yang profesional untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Tengah.


Maka dari itu, ia juga mengajak masyarakat agar turut mengawasi kinerja BPR BKK Jateng kedepannya.


"Kami di BPR BKK Jateng siap melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggungjawab. Keberhasilan perbankan ini ada di tangan kita," kata Koesnanto.


Koesnanto menyampaikan, pertumbuhan kinerja keuangan PT BPR BKK Jateng telah menunjukkan arah yang positif. Aset PT BKK Jateng pada 2021 senilai Rp2,546 triliun atau tumbuh 9,60 % atau senilai Rp233 miliar.


Pertumbuhan pihak ketiga pada Desember 2021 berada pada posisi Rp2,199 triliun, tumbuh 8,33 % (yoy), atau senilai Rp169 miliar dari Desember 2022.


Adapun penyaluran kredit pada Desember 2021 juga tumbuh 9,93 % (yoy) senilai Rp134 miliar dari Desember 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved