Breaking News:

Kota Pekalongan

Wali Kota Pekalongan : Monggo Masyarakat yang Rentan Tertular Mau Divaksin Booster

Pemerintah Kota Pekalongan bersiap menindaklanjuti rencana pemerintah pusat, memberikan vaksin dosis ketiga (booster)

TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemerintah Kota Pekalongan bersiap menindaklanjuti rencana pemerintah pusat, memberikan vaksin dosis ketiga (booster) secara gratis yang telah dimulai sejak 12 Januari 2022 lalu. Saat ini, Pemkot tengah menunggu rencana teknis pemberian vaksin.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, upaya pemberian vaksin booster ini dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat, mengingat virus Covid-19 yang terus bermutasi, terbaru munculnya varian Omicron yang sudah mulai masuk ke Indonesia.

"Kami memastikan vaksinasi booster Covid-19 akan diberikan ke seluruh masyarakat secara gratis.

Namun, prioritas diberikan kepada kelompok rentan dan lansia lebih dulu," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid kepada Tribunjateng.com, Jum'at (14/1/2022).

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menjelaskan, pemberian vaksin booster di Kota Pekalongan sebetulnya sudah dimulai beberapa bulan lalu, namun dengan sasaran prioritas tenaga kesehatan atas dasar alasan kegawatdaruratan akibat invasi varian Delta dengan prosentase yang masih kecil.

"Pemberian vaksin booster untuk Kota Pekalongan sedang dipersiapkan, dimana syarat sasarannya adalah masyarakat berusia 18 tahun ke atas sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau 2 kali suntik dan minimal 6 bulan setelah penyuntikan dosis dua," jelasnya.

Menurut Aaf, Kota Pekalongan sejatinya sudah bisa menerapkan pemberian vaksin booster, namun secara resmi dropping vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belum seluruhnya sampai ke Kota/Kabupaten.


Adapun ketentuan pemberian vaksin booster nantinya mencakup tiga alternatif. Pertama, bagi warga yang mendapatkan vaksin primer Sinovac untuk dosis 1 dan dosis 2, maka akan diberikan booster vaksin Pfizer setengah dosis.

Alternatif kedua, warga yang mendapatkan vaksin primer Sinovac untuk dosis 1 dan dosis 2, maka dapat juga diberikan booster vaksin AstraZeneca setengah dosis.

Sementara alternatif ketiga yakni, warga yang mendapatkan vaksin primer AstraZeneca untuk dosis 1 dan dosis 2, maka akan diberikan booster vaksin Moderna setengah dosis.


"Untuk masyarakat umum memang tergantung stok vaksin, tetapi infonya stok vaksin ini banyak. Jadi, monggo saja kalau memang masyarakat umum yang rentan tertular mau divaksin booster bisa menghubungi Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat."

"Mudah-mudahan secepatnya dropping vaksin dari Pemerintah Provinsi bisa segera datang untuk menambah stok vaksin yang ada," tambahnya. (Dro)

Baca juga: Vaksinasi Anak di Banjarnegara Wajib Didampingi Orang Tua

Baca juga: Warga Sidakengen Purbalingga Buat Gerakan Jumat Berkah, Puluhan Nasi Bungkus Gratis Dibagikan

Baca juga: Kejagung Usut Korupsi Proyek Satelit Kemhan, Rugikan Negara Nyaris Rp 1 Triliun

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 15 Januari 2022, Pisces Rawan Terjebak Hubungan Tak Menguntungkan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved