Berita Kudus

Sekolah Rusak Ringan Bisa Diperbaiki Pakai BOS

Sekolah yang rusak ringan di Kabupaten Kudus bisa diperbaiki menggunakan dana BOS.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Plt Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada (kiri) saat meninjau persiapan simulasi PTM di SMP N 1 Jekulo beberapa yang lalu 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sekolah yang rusak ringan di Kabupaten Kudus bisa diperbaiki menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Yang penting, dana BOS tersebut tidak mengganggu kebutuhan yang lain.

"Kategori ringan tidak berat ya tidak membutuhkan biaya banyak. Yang penting untuk dana BOS bisa membiayai untuk rusak ringan. Kalau dana BOS untuk itu semua yang lain tidak kebagian," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Harjuna Widada, Senin (17/1/2022).

Harjuna mengatakan, setiap kepala sekolah juga diimbau untuk melakukan langkah preventif di setiap sekolah.

Misalnya saja begini, ketika ada eternit yang hampir jatuh bisa terlebih dulu diambil agar tidak membahayakan siswa yang belajar di bawahnya.

"Kalau mau jatuh diambil dulu. Kalau memang butuh dicengkal ya dicengkal dulu," kata dia.

Langkah preventif itu dilakukan sembari menunggu perbaikan yang dilakukan oleh dinas pendidikan setempat.

Sebab, untuk perbaikan memang tidak bisa instan, harus melalui proses.

"Prosesnya kan bertahap. Jadi harus menunggu perbaikan," kata dia.

Diketahui, sebelumnya ada siswa SD 6 Terban yang tertimpa eternit saat belajar.

Sekolah tersebut terbilang rusak berat.

Kondisi atapnya sudah parah. Hal itu bisa membahayakan siswa yang belajar di bawahnya.

Selain itu, ada juga SD 2 Klaling yang mengalami kerusakan serupa.

Sekolah ini mengalami kerusakan di bagian atap sejak beberapa tahun terakhir.

Beberapa eternit di ruang kelas juga sebagian telah ambrol karena kayu plafon sudah rapuh.

Sementara, dari data dinas pendidikan setempat mencatat ada 110 sekolah rusak. Masing-masing adalah 100 SD dan 10 SMP.

Tahun ini, pemerintah kabupaten mengucurkan anggaran sebesar Rp 22 miliar untuk perbaikan sekolah rusak. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved