Berita Nasional

Alasan Fadli Zon Usul Nama Ibu Kota Baru Lebih Cocok Jokowi Dibanding Nusantara

Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menilai nama Nusantara untuk Ibu Kota Negara (IKN) kurang cocok.

Editor: rival al manaf
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menilai nama Nusantara untuk Ibu Kota Negara (IKN) kurang cocok.

Hal itu ia sampaikan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui nama Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia yaitu Nusantara.

Menurutnya nama ibu kota yang baru lebih cocok disebut Jokowi daripada Nusantara.

"Usul saya nama ibu kota langsung saja 'Jokowi'."

Baca juga: Nama Nusantara Dipilih Jokowi dari 80 Calon Nama Ibu Kota Baru

Baca juga: Fadli Zon Usul Ibu Kota Negara Baru Diberi Nama Jokowi, Nusantara Dinilai Kurang Cocok

Baca juga: Alasan PKS Tolak RUU Ibu Kota Negara Baru Nusantara, Akan Melahirkan Otoritarian

"Sama dengan ibu kota Kazakhstan "Nursultan" (dari nama Presiden Nursultan Nazarbayev)," kata Fadli Zon dalam akun Twitter @fadlizon dikutip Tribunnews.com, Selasa (18/1/2022).

Menurut dia, istilah Nusantara memiliki makna tersendiri, yakni wilayah Indonesia secara umum.

"Nusantara kurang cocok jadi nama ibu kota baru."

"Nusantara punya pengertian sendiri sebagai wilayah Indonesia, belum lagi ada Wawasan Nusantara," ujar Anggota Komisi I DPR RI tersebut.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyetujui nama ibu kota baru negara yaitu Nusantara.

Hal itu diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Suharso Monoarfa, dalam rapat Panitia Kerja (Panja) RUU Ibu Kota Negara, Senin (17/1/2022).

Semula, Suharso menjelaskan awalnya nama ibu kota baru Indonesia belum diisi dalam surat presiden (surpres).

Namun, pihaknya menahan nama itu karena belum mendapat persetujuan kepala negara.

"Mengenai nama ibu kota titik-titik itu, memang semula sudah ingin dimasukkan pada waktu penulisan surpres itu, tapi kemudian ditahan," ungkap Suharso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Diungkapkan Suharso, Presiden Jokowi menyetujui nama ibu kota negara yaitu Nusantara pada Jumat (14/1/2022) lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved