Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

ASN di Bandung Barat Kelimpungan gara-gara Gaji Terlambat

Akibat keterlambatan gaji ini, sejumlah ASN mengaku harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Net
Ilustrasi Gaji 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG BARAT - Di Kabupaten Bandung Barat (KBB), para aparatur sipil negara (ASN) belum menerima gaji.

Hingga Minggu (16/1), jumlah uang di rekening mereka masih belum bertambah.

Seharusnya, gaji para ASN ini cair 2 Januari lalu.

Baca juga: Bocah 9 Tahun Hilang Ditekam Buaya Seusai Mandi di Sungai, Sang Kakak Tak Berhasil Selamatkan Korban

Akibat keterlambatan gaji ini, sejumlah ASN mengaku harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


"Untungnya, saya punya sampingan kecil-kecilan, jadi tidak terlalu berpengaruh.

Tapi kalau ASN yang enggak punya penghasilan sampingan, pasti pusing," ujar seorang ASN Bandung Barat yang enggan disebutkan namanya saat dihubungi, Minggu (16/1).

Ini pula yang diakui ASN lain di Kecamatan Rongga.

Selain bingung bagaimana memenuhi kebutuhan sehari-hari, keterlambatan pembayaran gaji ini, ujarnya, juga membuatnya kesulitan untuk membayar cicilan tepat waktu.

"Ada pengeluaran terjadwal yang mesti tepat waktu, jika tidak bakal kena denda.

Tapi saya cek terus dari kemarin belum ada uang masuk ke rekening," ujarnya.

Keterlambatan pembayaran gaji ini, menurutnya, bukan kali pertama.

Tapi, biasanya, maksimal keterlambatan hanya sampai tanggal 10.

"Saya berharap pemerintah bisa segera mencairkan gaji kami," katanya.

Mulai Input

 
Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Barat, Asep Sodikin, mengatakan keterlambatan gaji untuk semua ASN di KBB terjadi karena belum selesainya Dokumen Penyusunan Anggaran (DPA).

"Memang sampai Jumat kemarin, (gaji ASN) belum bisa cair karena DPA seluruh perangkat daerah belum selesai," ujar Asep melalui pesan singkat kepada Tribun, kemarin.

Ia mengatakan, untuk pencairan gaji, Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) harus diselesaikan terlebih dahulu. SIPD, ujarnya, tak akan bisa selesai jika tak ada DPS.

"DPA harus selesai agar bisa menginput data untuk pembayaran gaji," katanya.

Meski demikian, Asep memastikan, gaji ASN akan cair  dalam waktu dekat.

"Insya Allah mulai hari Senin ini sudah bisa penginputan gaji. Sejak hari Kamis sudah banyak DPA yang sudah selesai," ucap Asep.

Interpelasi

Tak hanya di KBB, keterlambatan pembayaran gaji juga terjadi di Kabupaten Indramayu.

Namun, ribuan ASN di Indramayu lebih beruntung.

Sebab, gaji yang seharusnya cair tanggal 1 Januari 2022 itu hanya tertunda sepekan.

"Alhamdulillah sudah cair minggu kemarin," ujar salah satu ASN di Pemkab Indramayu, kemarin.

Di Ibdramayu, keterlambatan gaji terjadi karena adanya pergantian kepala di Badan Keuangan Daerah (BKD).

Gara-gara mutasi pejabat yang berujung pada keterlambatan pembayaran gaji ini, sebanyak 38 anggota DPRD di Indramayu bahkan mengusulkan untuk menginterpelasi pemerintah daerah.

Ketua Fraksi Merah Putih DPRD Kabupaten Indramayu, Ruswa, usulan hak interpelasi disampaikan berdasarkan surat masuk dan usulan dari masyarakat. 

"Keterlambatan gaji PNS di bulan Januari 2022 ini akibat tidak adanya pejabat di posisi yang memiliki kewenangan dalam proses pencairan gaji PNS," kata Ruswa. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gaji Terlambat, ASN di Bandung Barat Kelimpungan, Cicilan Kena Denda

Baca juga: Viral Video Kuburan Upin Ipin, Rumah Produksi dan Pengarang Cerita Beri Tanggapan

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved