Bea Cukai Tanjung Emas

Booster Vaksin Covid-19, Bea Cukai Tanjung Emas Semarang Antisipasi Gelombang 3

Bea Cukai Tanjung Emas konsisten dukung pemerintah mengatasi pandemi Covid-19 dengan melakukan vaksinasi booster Covid-19

Editor: abduh imanulhaq
BEA CUKAI TANJUNG EMAS
Bea Cukai Tanjung Emas melakukan vaksinasi booster Covid-19 kepada pegawai yang bertugas di Pelabuhan Tanjung Emas dan Bandara Internasional Ahmad Yani, Senin (17/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bea Cukai Tanjung Emas konsisten dukung pemerintah mengatasi pandemi Covid-19 dengan melakukan vaksinasi booster Covid-19 kepada seluruh pegawai yang bertugas di Pelabuhan Tanjung Emas dan Bandara Internasional Ahmad Yani yang memiliki tingkat aktivitas, interaksi dan mobilitas yang sangat tinggi, Senin (17/01/21).

“Sepanjang tahun 2021, Bea Cukai Tanjung Emas telah berkontribusi atasi pandemi, Total pemberian fasilitas fiskal atas impor barang untuk keperluan penanganan pandemi COVID-19 senilai 678 Milyar Rupiah.

Tak hanya importasi vaksin pfizer, namun importasi isotank serta alat kesehatan lainnya.

"Selain sebagai salah satu kontribusi kami mencegah naiknya kembali Covid-19. Vaksinasi ini juga diharapkan mampu memberikan rasa percaya diri bagi pegawai, agar dapat bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” terang Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Anton Martin, usai peroleh booster vaksin AstraZeneca.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu menyebutkan vaksinasi booster akan dilakukan melalui dua mekanisme.

Pertama, mekanisme homolog yaitu pemberian vaksin booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

Kedua, mekanisme heterolog yaitu pemberian vaksin booster dengan menggunakan jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

“Jenis vaksin yang digunakan pada bulan Januari ini yaitu, untuk sasaran dengan dosis primer Sinovac maka diberikan vaksin AstraZeneca sejumlah separuh dosis atau 0,25 mililiter atau vaksin Pfizer sejumlah separuh dosis atau 0,15 mililiter," kata Maxi.

Adapun sasaran dengan dosis primer AstraZeneca maka diberikan vaksin Moderna sejumlah separuh dosis atau 0,25 mililiter atau Pfizer separuh dosis atau 0,15 mililiter.”

Senada dengan Kemenkes, BPOM menyebutkan secara bertahap akan memberikan tambahan kombinasi vaksin COVID-19 booster ke depan.

Bukan tidak mungkin, jumlah vaksin yang akan dibutuhkan akan semakin bertambah.

“Terkait hal ini, Bea Cukai Tanjung Emas akan selalu siap berkontribusi untuk penanganan Covid-19, fasilitas dan relaksasi akan senantiasa kami berikan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.04/2020 tentang Pemberian Fasilitas Kepabeanan dan/ atau Cukai serta Perpajakan atas Impor Pengadaan Vaksin dalam rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19),” terang Anton.

Pelaksanaan vaksinasi kepada seluruh pegawai Bea Cukai Tanjung Emas akan dilaksanakan secara bertahap dan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Anton berharap dapat menyukseskan progam pemerintah dalam melakukan percepatan penanggulangan Covid-19 “selaras dengan misi kami dalam memulihkan perekonomian indonesia, agar bangsa indonesia pulih dan sejahtera.” (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved