Berita Banjarnegara

Longsor di Desa Aribaya Banjarnegara Kian Parah, Dua Keluarga Diungsikan

Pergerakan tanah di Dusun Pringamba Desa Aribaya Kecamatan Pagentan semakin parah. eberapa warga harus diungsikan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Proses evakuasi korban longsor di Desa Aribaya Kecamatan Pagentan, Kamis (20/1/2022) 

TRIBUNJATENG. COM, BANJARNEGARA - Pergerakan tanah di Dusun Pringamba Desa Aribaya Kecamatan Pagentan semakin parah. 

Bahkan, beberapa warga harus diungsikan karena rumahnya tak lagi layak ditempati, Kamis (20/1/2022) 

Haryono, warga Dusun Pringamba Desa Aribaya mengatakan, dua keluarga terpaksa harus diungsikan ke rumah warga lain yang lebih aman. 

"Dua KK sudah diungsikan, " katanya, Kamis ( 20/1/2022) 

Dua keluarga dengan total 8 jiwa itu harus mengungsi karena rumah mereka rusak atau terancam karena longsor. 

Baca juga: Pamit Pergi ke Sawah, Ternyata Kakek Asal Girimargo Sragen Ini Malah Ditemukan Meninggal di Parit

Baca juga: Realisasi Laba PD Percetakan Kudus Naik 161 Persen Dibandingkan Tahun Lalu

Keluarga itu rumahnya berdekatan dengan mahkota longsor.  Sehingga cukup berbahaya jika rumah mereka masih ditinggali. 

Rumah Nurdiyanto bahkan sudah rusak parah karena pergerakan. Sementara rumah satu keluarga lainnya berada persis di samping  mahkota longsor.  Akses jalam menuju rumah itu juga sudah tertutup longsoran. 

Pergerakan tanah di Dusun Pringamba, menurut dia, sebenarnya sudah terjadi cukup lama. Hanya tahun ini, kondisi pergerakan tanah di wilayah itu semakin parah. 

"Ini lokasi yang tahun kemarin longsor. Tahun ini kembali longsor namun lebih parah (dari tahun sebelumnya), " katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved