AC Milan
Krisis Bek Tengah, AC Milan Halalkan Segala Cara untuk Memboyong Sven Botman The Next Jaap Stam
Krisis Bek Tengah, AC Milan Halalkan Segala Cara untuk Memboyong Sven Botman The Next Jaap Stam
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: abduh imanulhaq
Krisis Bek Tengah, AC Milan Halalkan Segala Cara untuk Memboyong Sven Botman The Next Jaap Stam
TRIBUNJATENG.COM - AC Milan terus merekrut pemain muda untuk memperkuat skuad I Rossoneri.
Kali ini AC Milan ingin mendatangkan pemain muda asal Belanda yang dijuluki sebagai The Next Jaap Stam. Dia adalah Sven Botman.
Bek berusia 22 tahun tersebut menarik perhatian sejumlah klub raksasa Eropa berkat penampilan apiknya bersama Lille yang menjuarai Liga Prancis musim lalu.
Banyak alasan masuk akal kenapa AC Milan ingin mendatangkan Sven Botman.

Baca juga: Ketergantungan AC Milan Terhadap Theo Hernandez Jadi Boomerang untuk Rossoneri
Baca juga: Jelang Juventus vs AC Milan di Liga Italia, Pasukan Allegri Dapat Suntikan Semangat dari Sampdoria
Baca juga: Jadwal Proliga 2022 Hari Ini, Bandung BJB Vs Jakarta Elektrik dan Kudus Sukun Vs Jakarta BNI
Selain berusia muda, yakni 22 tahun, Sven Botman juga memiliki skill bertahan yang top.
Sosok Sven Botman bahkan disebut-sebut sebagai generasi penerus Jaap Stam, bek tangguh asal Belanda yang juga pernah membela AC Milan.
Sven Botman juga memiliki DNA juara di kancah Eropa.
Musim lalu, Sven Botman berhasil mengantarkan Lille menjadi juara Ligue 1 di Perancis.
Bukan perkara mudah untuk menjuarai Ligue 1, mengingat adanya klub raksasa PSG yang juga berambisi meraih juara saat itu.
Namun Lille berhasil melakukannya dan mencatatkan sejarah positif di Ligue 1.
Peluang Sven Botman gabung AC Milan semakin besar mengingat kiper Lille, Mike Maignan juga telah merapat ke AC Milan sejak awal musim lalu.
Bos AC Milan Turun Gunung
Kini kabarnya, pemilik AC Milan telah turun gunung untuk memboyong Sven Botman.
Kebutuhan akan bek tengah memang sangat mendesak di kubu AC Milan musim ini.
Pasalnya, AC Milan harus kehilangan dua bek tengah andalan mereka, Simon Kjaer dan Fikayo Tomori.

Simon Kjaer menjadi yang pertama meninggalkan AC Milan lebih dulu ke meja operasi akibat cedera lutut parah.
Cedera yang dialami oleh Kjaer memaksanya menepi hingga Liga Italia musim ini berakhir.
Sementara itu, Fikayo Tomori menyusul Kjaer setelah dihantam cedera ligamen lutut.
Tomori mendapatkan cedera tersebut usai membela AC Milan di babak 16 besar saat melawan Genoa dua pekan yang lalu.
Padahal bek asal Inggris tersebut baru saja kembali dari isolasi mandiri usai dinyatakan positif COVID-19.
Krisis lini belakang yang dialami I Rossoneri membuat Stefano Pioli harus memutar otak.
Pasalnya, stok bek sentral hanya menyisakan Matteo Gabbia dan Alessio Romagnoli, meski Pierre Kalulu belakangan kerap dipasang lebih ke tengah.
Pada bursa transfer musim dingin 2022, Milan telah menargetkan untuk mendatangkan bek tengah anyar guna menutupi kekurangan tersebut.
Dikutip dari Sky Sport Italia, Milan tengah dalam pembicaraan dengan Manchester United dan Tottenham Hotspur.
Rencananya Milan ingin mendatangkan salah satu dari Eric Bailly dan Japhet Tanganga.
Namun, Milan hanya ingin mendatangani Eric Bailly atau Japhet Tanganga dengan status pinjaman selama enam bulan tanpa opsi pembelian permanen.
Menurut laporan dari Sky Sports Italia pula, klub yang bermarkas di San Siro tersebut justru ingin mengontrak bek tengah Lille, Sven Botman, dengan status permanen.
Sven Botman memang telah dikaitkan dengan Milan dalam beberapa bulan belakangan.
Akan tetapi, Lille enggan untuk menjual bek tersebut kepada Milan.
Milan menolak menyerah dalam pengejarannya terhadap Botman dan berupaya mengamankan tanda tangannya pada musim dingin ini.
Keseriusan dari Milan terhadap Botman memaksa pemilik mereka, Elliott Management, sampai turun tangan.
Sikap yang diambil oleh Elliott Management tak lepas dari dukungan mereka terhadap investasi pemain muda di tubuh Milan.
Elliott Management bakal bertemu langsung dengan pemilik Lille yang saat ini dipegang oleh Merlyn Advisors.
Pertemuan serius dari dua pemilik tersebut bakal menemukan solusi yang terbaik untuk transfer Botman.
Kedua klub memiliki hubungan baik, setelah menyelesaikan transfer pemain di masa lalu, seperti Rafael Leao dan Mike Maignan yang pindah ke San Siro.
Menurut catatan Transfermarkt, harga Botman di pasar transfer saat ini menyentuh angka 30 juta euro (sekitar Rp486 miliar).
Bek berusia 22 tahun tersebut menarik perhatian sejumlah klub raksasa Eropa berkat penampilan apiknya bersama Lille yang menjuarai Liga Prancis musim lalu.
(*)