Berita Demak

Marjani yang Dibacok Mbah Minto di Demak Disidangkan: Saya Hanya Titip Motor dan Ambil Ikan di Luar

Marjani (38), korban yang dibacok Mbah Minto (74) di Demak beberapa waktu lalu, telah dilaporkan.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: sujarwo
Rahdyan Trijoko Pamungkas
Korban pembacokan Mbah Minto Marjani menunjukan luka saat meminta perlindungan hukum di kantor pengacara jalan Sriwijaya Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Marjani (38), korban yang dibacok Mbah Minto (74) di Kabupaten Demak, beberapa waktu lalu, telah dilaporkan soal pencurian ikan di kolam yang dijaga Mbah Minto.

Marjani telah menjalani sidang pemeriksaan kedua di Pengadilan Negeri Demak pada Kamis (20/1/2022) kemarin.

Ia kini masih berstatus Tahanan Ko

Marjani, korban pembacokan menjelaskan kronologi peristiwa penganiayaan di Mijen, Demak, ketika ditemui di rumahnya, Wonosari, Bonang, Demak, Rabu (13/10/2021).
Marjani, korban pembacokan menjelaskan kronologi peristiwa penganiayaan di Mijen, Demak, ketika ditemui di rumahnya, Wonosari, Bonang, Demak, Rabu (13/10/2021). (TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV)

ta berdasarkan keputusan Majelis Hakim.

Sebagai informasi, ia tertangkap dan tertuduh mencuri ikan di kolam milik Suhadak di Desa Pasir, Kecamatan Mijen.

Mbah Minto yang tengah menjaga kolam itu kemudian langsung membacok Marjani beberapa kali menggunakan celurit.

Marjani yang mengalami luka bacok serius hingga kondisinya kritis itu kemudian berusaha melarikan diri sampai akhirnya terjatuh di daerah Bungo.

Marjani langsung ditolong warga setempat dan dibawa ke rumah sakit.

Saat di persidangan, Marjani yang hadir tampak masih memiliki luka bacok di tangan kanan, punggung dan leher.

“Ini masih sakit. Saya masih berobat rutin dan kontrol juga,” ujarnya, terlihat tangan yang mengalami luka bacok itu berada di dalam bajunya.

Ia mengaku masih belum bisa beraktivitas secara normal.

Marjani mengatakan bahwa dirinya tidak mengambil ikan yang berada di area kolam milik Suhadak.

Melihat TKP pembacokan berada di dalam area kolam milik Suhadak, Marjani membeberkan bahwa ia akan mengambil motor yang ia titipkan di sana.

“Saya niat cuma titip motor di gubuk, tidak lebih dari itu. Saya mengamankan dari pada saya taruh (motor) di pinggir jalan, maka saya amankan si dalam gubuk terus saya keluar (wilayah kolam Suhadak).
Saya cari ikan di galengan blambang sawah, tidak di kolam itu,” ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved