Transaksi Digital Banking Diperkirakan Capai Rp 49.733 Triliun pada 2022

Transaksi digital berkembang pesat dengan meningkatnya aktivitas masyarakat berbelanja daring, didukung perluasan dan kemudahan sistem pembayaran.

Editor: Vito
arenalte.com
Ilustrasi Digitalisasi. 

Hal itu tidak terlepas dari peningkatan nasabah yang menggunakan layanan digital banking BRI. Indra menyebut, jumlah pengguna BRImo juga bertumbuh 56,37 persen yoy hingga mencapai 14,15 juta pengguna.

"Salah satu faktor yang menjadi pendorong adalah upaya BRI memperluas kemitraan dengan berbagai pelaku usaha dan merchant. Saat ini, ada lebih dari 1,3 juta mitra merchant BRI yang menerima pembayaran lewat QRIS BRImo," jelas Indra.

Ia menyebut, BRIAPI di sepanjang 2021 juga mencatatkan pertumbuhan sales volume hingga 329 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, atau mencapai Rp 182,7 triliun.

"Triple digit growth juga dicapai oleh BRIAPI dalam jumlah transaksi dan fee-based income (FBI). Hingga kuartal ke IV/2021, telah terjadi lebih dari 235 juta transaksi melalui BRIAPI, melonjak 209 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya, dan menghasilkan Rp 47,2 miliar fee-based income, atau tumbuh 216 persen yoy," tuturnya.

Sementara, Direktur Operation, IT and Digital Banking PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), Andi Nirwoto menyatakan, jumlah transaksi channel digital terjadi pertumbuhan sebesar 35 persen secara yoy pada 2021 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sementara dari sisi volume transaksi digital channel juga terjadi pertumbuhan yang signifikan secara yoy, yaitu sebesar 92 persen.

"Ini memperlihatkan bahwa secara umum masyarakat Indonesia sudah semakin bergeser (shifting) dalam pemenuhan kebutuhan transaksi perbankan dan keuangannya, yaitu dengan menggunakan channel digital, dari sebelumnya melalui kanal konservatif atau non-digital," terangnya, kepada Kontan.

Andi menyebut, transaksi digital didominasi oleh transaksi pada eWallet, mortgage, utilities seperti PLN, pulsa telepon, QRIS, dan transaksi ritel lainnya. BTN menargetkan transaksi digital banking masih akan tumbuh 40 persen di sepanjang 2022. (Kontan.co.id/Maizal Walfajri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved