Berita Semarang

DPRD Kota Semarang Dorong Pemkot Segera Ajukan Rancangan Perda Pemakaman

DPRD Kota Semarang mendukung program Pemerintah Kota Semarang menggratiskan biaya retribusi pemakaman di 14 TPU milik pemerintah. 

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
DOKUMENTASI DISPERKIM KOTA SEMARANG
TPU Sompok hanya bisa melayani pemakaman tumpang karena lahan sudah penuh.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang mendukung program Pemerintah Kota Semarang menggratiskan biaya retribusi pemakaman di 14 tempat pemakaman umum (TPU) milik pemerintah. 

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Joko Santoso menilai, program ini cukup baik sekaligus momentum untuk uji coba program pelayanan publik yakni menggratiskan biaya mulai dari lahir hingga meninggal. Apalagi, pelayanan menjadi program prioritas yang masuk dalam RPJMD 2022. 

Maka dari itu, pihaknya mendorong dari segi regulasinya. Pemerintah Kota Semarang bisa mengajukan rancangan dan kajian peraturan daerah terkait retribusi pemakaman graris. 

Baca juga: Salurkan Hobi, Novelis Kudus Ini Sulap Kamar Tidurnya Jadi Studio Foto Murah Meriah

Baca juga: Dorong Go Digital, Pemkab Batang Latih Pelaku UMKM Ikut Pengadaan Barang Jasa Blangkon Jateng

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas, Dispaperta Batang dan UGM Fasilitasi Pembuatan Demplot Kakao

"Kami siap membantu dalam proses pembuatan perda yang menatur biaya pemakaman gratis," ucap Joko, Senin (24/1/2022).  

Selain itu, politisi partai Gerindra juga mendorong pemerintah kota memikirkan seberapa banyak kebutuhan pemakaman untuk dapat menampung warga Kota Semarang yang meninggal dunia.

Dia meminta, pemkot dapat memperluas lahan pemakaman agar kapasitas semakin bertambah mengingat jumlah penduduk Kota Semarang kian bertambah. 

"Sehingga kebutuhan akan lahan makam makin meningkat," sambungnya. 

Pihaknya mengaku telah menyetujui anggaran perluasan TPU senilai Rp 40 miliar pada APBD 2022.

Dia berharap, program tersebut bisa segera direalisasikan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali mengatakan, pihaknya sedang menyusun regulasi terkait retribusi pemakaman gratis agar menjadi payung hukum program ini. 

Pihaknya juga tengah mempersiapkan perluasan pemakaman.

Pasalnya, beberapa TPU milik pemkot sudah penuh dan hanya bisa melayani pemakaman dengan cara tumpang yaitu TPU Bergota, TPU Trunojoyo, dan TPU Sompok.  

"Kami punya 3.000 meter persegi yang milik Pemkot di Bergota. Saat ini, kamu upayakan masih berkoordinasi dengan BPN untuk mengetahui pasti tanah disana itu milik siapa dan masih kami perjuangkan," jelasnya.  

Sedangkan perluasan pemakaman rencana akan dilakukan di TPU Trunojoyo.

Baca juga: Salurkan Hobi, Novelis Kudus Ini Sulap Kamar Tidurnya Jadi Studio Foto Murah Meriah

Baca juga: YLKI Anggap Strategi Marketing Minyak Goreng Subsidi Gagal

Ali mengatakan, telah melakukan pembebasan lahan dua bidang pada 2021.

Kemudian, pihaknya menganggarkan lagi sekitar Rp 3 miliar untuk pembebasan lahan seluas setengah hektar. Dibarapkan, TPU Trunojoyo bisa kembali melayani pemakaman. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved