Dinkes Sragen Tracing 149 Orang yang Kontak Dekat Keluarga Gemolong Positif Corona
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen melakukan tracing kepada 149 orang di salah satu Desa Kecamatan Gemolong.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen melakukan tracing kepada 149 orang di salah satu Desa Kecamatan Gemolong.
Tracing ini imbas dari satu keluarga di wilayah tersebut terkonfirmasi Covid-19, Senin (24/1/2022) lalu.
Saat ini satu keluarga tersebut telah menjalani karantina di isolasi terpusat (isoter) Technopark.
Kepala DKK Sragen, Hargiyanto menyampaikan 149 orang yang di tracing tersebut merupakan warga yang satu RT dengan keluarga tersebut.
Tracing sendiri sudah dilakukan kemarin.
"Kemarin kita melakukan tracing ke 149 orang di satu RT. Hasilnya keluar hari ini Alhamdulillah semua negatif Covid-19," kata Hargi sapaan akrabnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (26/1/2022).
Mengantisipasi satu keluarga tersebut tertular varian Omicron atau Delta maupun Covid-19 jenis lain, tim DKK mengirim hasil laboratorium ke Jakarta.
Hargi menyampaikan untuk menunggu hasil dari Jakarta masih cukup lama, yakni sekitar dua minggu kemudian.
"Hasilnya (laboratorium Jakarta) baru keluar dua mingguan," lanjut Hargi.
Riwayat Perjalanan
Setelah dilakukan penelusuran, Hargi menyampaikan virus Covid-19 tersebut diduga didapat dari sanak keluarga yang datang dari Bekasi ke Gemolong.
"Hasil penelusuran, ada saudara yang datang dari Bekasi pada 14-15 Januari lalu, namun sekarang sudah pulang," kata Hargi.
Kasus aktif Covid-19 di Sragen sendiri per hari ini, ada 11 kasus.
Tujuh menjalani karantina di isoter Technopark Ganesha Sukowati Sragen sementara sisanya menjalani perawatan intensif di RS.
Untuk kapasitas isoter di Technopark Ganesha Sukowati Sragen, terdapat 400 tempat tidur.
Isoter ini diperuntukkan bagi pasien Covid-19 tanpa gejala.
Tempat Tidur (TT) ICU tersedia sebanyak 15 kamar, TT isolasi saat ini tersedia 224 bed bagi pasien Covid-19 bergejala dan terisi tiga orang.
Hargi terus mengingatkan bahwa Pandemi Covid-19 belum selesai.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ilustrasi-swab-antigen-dinkes-sragen.jpg)