Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Ketua Baznas Pusat Minta Pemkab Batang Segera Bentuk Tim Seleksi Pengurus Baznas Baru

Dugaan adanya penyelewengan dana umat hingga ratusan juta berimbas pada mundurnya pimpinan hingga pengurus Baznas Kabupaten Batang

Penulis: dina indriani | Editor: muslimah
Diskominfo Batang
Bupati Batang Wihaji serahkan cendramata kepada ketua Baznas pusat Noor Achmad yang didampingi jajarannya. 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Dugaan adanya penyelewengan dana umat hingga ratusan juta berimbas pada mundurnya pimpinan hingga pengurus Baznas Kabupaten Batang.

Menanggami hal itu, Ketua Baznas RI, Noor Achmad menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten Batang untuk segera mungkin membentuk tim seleksi untuk memilih kepengursan Baznas yang baru, karena periode pengurusan yang lama akan berakhir di tahun 2022. 

Sementara pengurusan Baznas Kabupaten Batang ditangani langsung oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ). 

"Periodesasi yang akan datang 2022 - 2027, jadi tim panitia seleksi (pansel) segara kita bentuk dan bekerja, sehingga di harapkan April 2022 sudah ada Ketua Baznas yang baru," tutur Noor Achmad saat menemui Bupati Batang Wihaji, Selasa (25/1/2022).

Lebih lanjut, untuk permasalahan pengurusan Baznas lama sudah diselesaikan secara jentel. 

"Sehingga kita memaklumi penyelesaian tersebut dan mudah - mudahan permasalahannya tidak sampai ke ranah hukum," ujarnya.

Ia pun berharap kepada Bupati agar bisa melihat orang-orang potensial di Batang untuk mengurus Baznas. 

"Terpenting punya kemampuan secara syari, regulasi dan wawasan kebangsaannya, prinsip kami aman syari, regulasi dan NKRI," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji mengatakan dari arahan Baznas Pusat dan Provinsi menyarankan untuk langsung membentuk tim seleksi pengurusan. 

Pasalnya, proses pelaksana tugas (Plt) persis dengan pembentukan pengurusan yang baru. 

"Jarak admistrasinya sama persis padahal periodenya hampir selesai, sarannya kita bentuk panita seleksi maka oke kita lanjut pansel nanti langsung definitif," jelasnya.

Sementara, untuk mengisi kekosongan pengurus tugas Baznas dilaksanakan oleh masing - masing UPZ. 

Karena berdasarkan undang - undang Baznas bermanfaat untuk masyarakat dan tidak menyalahi ragulasi. 

"Hal-hal yang tidak bisa dicover oleh negara bisa menggunakan dana umat Baznas, aemangatnya agar terjadi percepatan dan tidak ada vakum Baznas tetapi tidak melanggar regulasi khususnya Undang-undang Baznas," terangnya.

Bupati Wihaji menyebutkan panitia seleksi sudah terbentuk dengan Ketua Sekda Batang, para asisten Sekda serta dari ormas Islam lainya. 

"Secepatnya tim pansel selesai menyeleksi kandidat pengurus Baznas, mungkin 41 hari selesai karena sudah diumumkan, siapa saja boleh mendaftar dan selanjutnya tim pansel mengusulkan 10 kandidat ke Baznas pusat sebagai penentunya," pungkasnya. (din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved