Puisi
Puisi Sesaji di Bawah Pohon Manilkara Kauki Iman Budhi Santosa
Puisi Sesaji di Bawah Pohon Manilkara Kauki: Sesaji di Bawah Pohon Manilkara Kauki Semalam seorang perempuan muda meletakkan kembang
Penulis: Awaliyah P | Editor: abduh imanulhaq
Puisi Sesaji di Bawah Pohon Manilkara Kauki
TRIBUNJATENG.COM - Puisi Sesaji di Bawah Pohon Manilkara Kauki Iman Budhi Santosa:
Sesaji di Bawah Pohon Manilkara Kauki
Semalam seorang perempuan muda
meletakkan kembang telon, sebongkah kemenyan
rokok, susur, dan sekeping limaratusan
dengan sembunyi-sembunyi
di bawah pohon Manilkara kauki
di simpang jalan arah masa depan yang sunyi
“Aku lahir dari pohon ini.” Bisiknya
lebih tolol dari boneka
dan memang sangat bisa
karena ia bukan siapa-siapa
“Kalian percaya, aku manusia?”
Tiba-tiba ia bertanya
sapu tangannya mengucak mata
orang-orang tak bergumam
suntuk menyaksikan pergelaran sandiwara
Sebelum pergi kubuat namanya dalam hati
Si Wengi, karena hidupnya lengkap terbenam
sama dengan bulan bintang di malam hari
tak pernah menemukan pagi
di kampung halaman yang bukan miliknya lagi
2008
* Manilkara kauki : nama latin pohon sawo kecik
* Kembang telon : tiga jenis bunga. mawar, kantil, dan kenanga, yang menjadi syarat sesaji upacara ritual tertentu
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/biodata-iman-budhi-santosa-sastrawan-meninggal-dunia-hari-ini.jpg)