Universitas Ivet Semarang

Dosen Universitas Ivet Semarang Terima Hadiah Motor Dari Alumni

Dies Natalis Universitas Ivet Ke 3 salah satu dosen dari Prodi DIII Teknik Kelistrikan Kapal Misadi Sasmito mendapatkan hadiah sebuah sepeda motor.

Editor: abduh imanulhaq
UNIVERSITAS IVET
Penyerahan hadiah dari alumni kepada salah satu dosen Program Studi Teknik Kelistrikan Kapal fakultas Kemaritiman Universitas Ivet 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Tak lama setelah perayaan Dies Natalis ke-3 Universitas Ivet Semarang, dosen Program Studi DIII Teknik Kelistrikan Kapal (TLK) Misadi Sasmito mendapatkan hadiah sebuah sepeda motor dari beberapa alumni.

Hadiah itu dia terima langsung saat acara tasyukuran Dies Natalis di Fakultas Kemaritiman, Senin (17/1).

Hadiah ini diberikan langsung oleh perwakilan dari alumni Prodi Teknik Kelistrikan Kapal yaitu Sandro, Agung, dan Syifa dari angkatan 2018.

Hadir menyaksikan langsung Dekan Fakultas Kemaritiman Ratna Dwi Kurniawan beserta para dosen dan Taruna.

Pemberian hadiah ini dimaksudkan sebagai bentuk rasa cinta mahasiswa terhadap dosennya.

Atas dasar jasa-jasanya yang telah memberikan ilmu yang luar biasa sehingga mengantarkan mahasiswa untuk sukses dalam bekerja.

Misadi Sasmito atau biasa di panggil Pak sas merupakan praktisi industri yg sudah mengajar matakuliah khususnya praktik terkait dengan kelistrikan kapal di Prodi DIII Teknik Kelistrikan Kapal (TLK) Akademi Teknik Perkapalan (ATP) Veteran Semarang sejak berdiri /1995 yang saat ini mulai 2019 sudah beralih bentuk menjadi Fakultas Kemaritiman Universitas Ivet,

Menurut Dekan Fakultas Kemaritiman Ratna Dwi Kurniawan Karena hanya bergelar AMd PDDIKTI pun tidak dapat mengakui sebagai dosen, sehingga tidak memiliki NIDN apalagi mendapat tunjangan sertifikasi Dosen

"Kendati demikian Pak Sas selalu semangat untuk memberikan ilmu-ilmunya sampai saat ini walaupun Sikapnya yang memang keras bahkan terkadang agak terdengar kasar, khas dengan karakter dunia Industri tetapi selalu membantu mahasiswanya/taruna dalam kerja praktek dilapangan, mencari tema dalam mengerjakan Tugas Akhir/skripsi terkait dengan permasalahan yang ada di lapangan," terangnya.

Dekan Fakultas Kemaritiman tersebut menyampaikan kebanggaannya terhadap para alumni yang begitu cinta dengan dosennya.

"tentu sangat bahagia bahwa alumni selama ini masih sangat peduli dengan kampus tidak hanya memberi bingkisan saja tapi yg penting masih sering memberikan informasi tentang lowongan kerja untuk adik adik mereka, hal ini juga tentu sangat membantu bagi para lulusan yang belum mendapatkan pekerjaan," imbuhannya.

Tasyukuran kegiatan dies Natalis ke-3 Universitas Ivet di Fakultas Kemaritiman
Tasyukuran kegiatan dies Natalis ke-3 Universitas Ivet di Fakultas Kemaritiman (IST)

Sementara itu salah satu perwakilan alumni sandro lulusan angkatan 2018 menyampaikan bahwa pak Sas selalu memberikan informasi berbagai lowongan pekerjaan bagi yang sudah lulus bahkan masih dimasukkan di grup alumni pelaut dan grup TLK karena digrub tersebut sering kali Alumni mendapatkan permasalahan teknis terkait pekerjaannya yang perlu di pecahkan bersama.

"beliau bersama teman2 alumni yang lain juga siap memberikan solusi. Berawal dari obrolan di grub Alumni khususnya yg di Pelaut dan TLK, yg intinya berpesan “Pak Sas Jangan tinggalkan Fakultas Kemaritiman" karena disitulah Ilmu - Ilmu praktis lapangan kita dapat, dari situlah terbersit kata “ayo saweran” dari teman teman untuk membelikan motor, sebab di waktu sibuk Pak Sas masih menyempatkan mengajar meski sore atau malam hari, atau pada masa pandemic ini siang hari disaat diperusahaannya harus gantian yang masuk, bahkan beberapa kali motornya mogok sampai ada mahasiswa yang mendorongnya supaya bisa sampai kampus untuk bisa belajar dengan pak Sas,"ujarnya.

Alumni angkatan 2018 tersebut juga menambahkan meskipun sebagian tidak menganggab bapak sebagai dosen tetap, bagi kami bapak adalah dosen sejati yang kami miliki dan kami pun tetap memanggilmu “PAK DOSEN”.

"Sedikit kenang - kenangan dari kami sebagai ucapan terimaksih semoga bingkisan kecil ini bisa di gunakan untuk berangkat mengajar, dan bekerja mencari nafkah demi keluarga, kami Alumni senantiasa senang dan pasti akan kecipratan pahala atas keiklasan Pak Sas untuk membimbing kami," imbuhannya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved