Berita Semarang

Target Pendapatan BRT Trans Semarang Rp 37 Miliar, Layanan Prima Jadi Prioritas Utama

BLU Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Trans Semarang menargetkan pendapatan Rp 37 miliar pada 2022 ini.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Istimewa
Trans Semarang Simpang Lima 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Trans Semarang menargetkan pendapatan Rp 37 miliar pada 2022 ini.

Target tersebut jika kondisi normal tidak ada pandemi ataupun refocusing. 

Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Hendrix Setyawan mengatakan, target tersebut bukan menjadi prioritas. Trans Semarang tetap memprioritaskan pelayanan prima. Pasalnya, jika mengejar target dikhawatirkan pramudi mendapatkan tekanan karena harus memberikan setoran. Dikhawatirkan, pramudi mengesampingkan keselamatan penumpang. 

"Kami fokuskan untuk memberi layanan yang terbaik bagi penumpang karena jika dipatok target, kami takutkan driver akan ugal-ugalan," paparnya, Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Zinedine Zidane Dinilai Paling Pas Jadi Pelatih Manchester United

Baca juga: Ada Demontrasi Tuntut Batalkan Tes Perangkat Desa di Blora, Begini Respons Bupati Arief Rohman

Pada 2021 lalu, Hendrix menyebutkan, target pendapatan  sebesar Rp 34 miliar. Namun karena pandemi, target pendapatan dilakukan revisi menjadi Rp 19,9 miliar. 

Dia meminta, pramudi tetap mematuhi aturan batas kecepatan kendaraan, pembatasan penumpang, dan jadwal keberangkatan, dan aturan lainnya. Dia mewanti-wanti kepada seluruh driver agar berhat-hati mengemudi armada. 

"Kami memberikan penyuluhan keselamatan transportasi bagi driver dengan menggandeng Satlantas Polrestabes Semarang dua bulan sekali," tuturnya. 

Di sisi lain, BLU Trans Semarang ingin terus memperluas jangkauan pelayanan. Hendrix berencana  membuka feeder III rute Penggaron-Banyumanik.

Saat ini, rute tersebut masih dalam taraf kajian teknis sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Rute feeder tersebut akan menggunakan armada kecil agar bisa menjangkau beberapa perumahan dan menyesuaikan kontur jalan yang ada di kawasan tersebut.

Armada feeder III ini akan berangkat dengan rute Terminal Penggaron - Simpang Pucang Gading, Klipang, Mangunharjo, Sigar Bencah dan Terminal Banyumanik PP.

Baca juga: Hasil Akhir Skor 0-4 Vietnam Vs Australia, Golden Star Gagal Lolos ke Piala Dunia 2022

Baca juga: Harga Minyak Goreng Curah akan Turun Jadi Rp 11.500 per Liter, Berlaku Mulai 1 Februari

Namun, rute itu masih dikaji secara teknis dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat. 

"Kani juga akan mengkaji ulang mengakomodir permintaan masyarakat di Palir serta Rusunawa Kudu untuk melayani masyarakat di beberapa rute feeder lainnya," tambahnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved