KKN Undip

Mahasiswa KKN Undip Beri Edukasi Sejarah dan Strategi Pengembangan UMKM pada Warga Gisikdrono

Dengan adanya program kerja edukasi sejarah perkembangan dan strategi pengembangan UMKM ini mengajak warga untuk berinovasi dan mengembangkan ide.

Editor: abduh imanulhaq
KKN UNDIP
Suryani Kartika Dewi membagikan buku saku yang berisi sejarah perkembangan UMKM dan strategi pengembangan UMKM kepada warga 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Suryani Kartika Dewi, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) memberi edukasi tentang sejarah perkembangan UMKM di Indonesia dan strategi pengembangan UMKM pada warga RW 1, Kelurahan Gisikdrono, Semarang Barat, Kamis (27/01/22).

Acara di rumah Ketua RW 1 Gisikdrono itu digelar sebagai Program Kerja 1 KKN Tim 1 Universitas Diponegoro yang bertema SDG’s (Sustainable Development Goals).

Pelaksanaan program edukasi ini tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.

"Warga terlihat antusias dengan adanya program edukasi ini. Mereka juga sangat mendukung karena merasa terbantu dalam menerapkan strategi untuk mengembangkan usahanya," jelas Suryani.

Saat edukasi, Suryani Kartika Dewi menyampaikan materi mengenai sejarah perkembangan UMKM dan strategi pengembangan UMKM.

Dia juga membagikan buku saku yang berisi sejarah perkembangan UMKM dan strategi pengembangan UMKM kepada warga.

Buku saku ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam menerapkan strategi untuk berusaha.

Diketahui, UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan perekonomian bangsa Indonesia.

UMKM sangat berpotensi dalam mengurangi angka pengangguran namun masih banyak yang menganggap remeh keberadaannya.

"Padahal UMKM merupakan salah satu usaha yang berperan besar dalam menganekaragamkan produk-produk ekspor Indonesia dan menjadi andalan dalam perolehan devisa," tandasnya.

Di tengah maraknya perkembangan UMKM, masih banyak pelakunya terutama warga RW 1 Kelurahan Gisikdrono yang hanya memproduksi produk tanpa menggunakan strategi tepat.

Dia juga menilai masih kurangnya ide-ide dan inovasi.

Hal tersebut menyebabkan konsumen kurang tertarik dengan produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM.

"Dengan adanya program kerja edukasi sejarah perkembangan dan strategi pengembangan UMKM ini, kami mengajak warga berinovasi dan mengembangkan kreativitasnya. Melalui program kerja edukasi ini, diharapkan dapat membantu warga dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui UMKM," jelas dia. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved