Universitas Nasional Karangturi

Seberapa Penting Etika dalam Berbisnis?

Saat ini pendidikan mengenai moral dan etika sangat penting mengingat banyaknya pelanggaran-pelanggaran yang menyangkut moral dan etika yang terjadi.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Intan Devi Purnamasari, Mahasiswa Prodi Akuntansi Unkartur Semarang 

Oleh: Intan Devi Purnamasari, Mahasiswa Prodi Akuntansi Unkartur Semarang

SAAT ini, pendidikan mengenai moral dan etika sangat penting mengingat banyaknya pelanggaran-pelanggaran yang menyangkut moral dan etika yang terjadi. Hal ini tidak terlepas dari budaya Indonesia yang menjunjung etika dalam berperilaku, baik dalam keluarga, sosial, lingkungan hidup dan lainnya.

Etika tidak hanya berlaku dalam lingkup sosial, tetapi juga dalam lingkup bisnis. Dalam tulisan ini saya akan membahas mengenai etika dalam berbisnis. Bisnis yang beretika berarti menjalankan sebuah usaha dengan adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Ada beberapa prinsip yang harus dilaksanakan seseorang dalam menjalankan usahanya, diantaranya usaha yang dilakukan bersifat mandiri, bebas tetapi bertanggung jawab. Selain itu, apabila terdapat komitmen dilakukan dengan patuh dan jujur. Disamping itu, usaha yang dijalankan harus win-win solution yang bermakma bahwa dalam mengambil keputusan bisnis harus menguntungkan dan adil kepada semua pihak yang berkepentingan. Terakhir, seorang pengusaha harus memiliki integritas moral dalam menjalankan bisnisnya. Hal ini berarti adanya kesadaran bahwa semua orang berhak dihormati dengan cara yang sama secara harkat maupun martabat.

Dari uraian prinsip-prinsip tersebut dapat kita ketahui bahwa seorang pengusaha seharusnya tidak hanya mementingkan laba saja, akan tetapi harus memiliki etika yang baik sehingga bermanfaat bagi banyak orang dan tidak merugikan salah satu pihak. Bisnis memang suatu kegiatan ekonomi yang didirikan dengan tujuan mencari laba. Upaya perluasan, penguasaan pasar dan adanya insentif yang besar membuat para pelaku bisnis akan berambisi untuk meraihnya. Hal ini akan mendorong pelaku bisnis untuk melakukan perbuatan yang amoral dalam setiap tindakannya karena adanya ketakutan akan kegagalan usaha yang dijalankannya. Kegiatan usaha merupakan hasil dari keputusan dan kebijakan yang mereka lakukan. Apabila kebijakan-kebijakan yang dijalankan perusahaan positif, maka kegiatan usaha yang dijalankan akan berjalan postif, namun sebaliknya apabila kebijakan-kebijakan yang dijalankan oleh perusahaan mengarah pada kegiatan yang amoral, maka kegiatan usaha yang dilakukan perusahaan akan mengarah pada kegiatan yang negatif.

Di Indonesia, masih ada pelaku bisnis yang melanggar etika, bahkan tidak sedikit pelaku bisnis yang merugikan masyarakat sekitar dengan melakukan perusakan lingkungan karena adanya pabrik yang dibangun atapun pembukakan lahan tambang pada wilayah tersebut. Sebagai warga negara yang baik kita berhak turut andil memberikan suara terhadap pebisnis yang merusak lingkungan agar bisa ditindak lanjuti oleh badan hukum yang berwenang agar dapat saling menjaga keseimbangan lingkungan.

Saat seorang pebisnis menjalankan bisnisnya secara etis akan banyak manfaat yang akan diperoleh diantaranya manajemen akan lebih efektif karena menciptakan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Selain itu, dengan menjalankan bisnis yang beretika dapat meningkatkan reputasi perusahaan dimata pihak-pihak yang memiliki kepetingan terhadap perusahaan. Hal tersebut tidak dapat dipisahkan dari keuntungan material yang akan diterima perusahaan. Manfaat yang akan diperoleh perusahaan seharusnya menjadi kesadaran pebisnis untuk menjalankan bisnis yang beretika.

Di sisi lain, etika dalam berbisnis juga salah satu kunci penting agar bisnis dapat berjalan dengan lancar. Etika bisnis inilah yang mengatur bagaimana jalannya seorang pebisnis agar layak dalam menjalankan bisnisnya karena Indonesia tidak kekurangan orang yang cerdas, orang Indonesia hanya kekurangan orang yang jujur dan ber etika yang baik, sehingga tugas kita untuk mulai menjalankan bisnis yang beretika sebagaimana mestinya agar dunia bisnis ini menjadi lebih baik lagi. Jadi, saat kita akan memulai bisnis, mulailah dengan membuat perencanaan yang beretika dan berhentilah untuk melakukan perusakan lingkungan hanya demi mengejar keuntungan. (*)

Informasi lebih lanjut : Jl. Raden Patah No. 182-192, Semarang. Telp. 024-3545882/08112710322 atau IG @universitasnasionalkarangturi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved