Berita Regional

Dua Wanita dan Tiga Pemuda Digerebek Satpol PP di Sebuah Rumah Diduga Tempat Eksekusi Prostitusi

Dalam penggerebekan itu ditangkap dua wanita dan 3 pemuda digerebek warga di sebuah rumah.

Editor: rival al manaf
Surya
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM,  ACEH - Satpol PP menggerebek sebuah rumah yang diduga digunakan untuk prostitusi.

Dalam penggerebekan itu ditangkap dua wanita dan 3 pemuda digerebek warga di sebuah rumah.

Penggerebekan terjadi di Dusun Tgk Di Glee, Komplek Panggoi Indah, Gampong Meunasah Masjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, MInggu (30/1/2022) dini hari lalu.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak PTM di Banyumas Tetap Dibuka, Batasan 50 Persen Kembali Diterapkan

Baca juga: Chord Kunci Gitar Lagu The Rain Dengar Bisikku

Baca juga: WAWANCARA : Ketua FKUB Jateng KH Taslim Ajak Tokoh Agama Menjadi Perekat Bangsa

Kelima muda mudi ini menjalani pemeriksaan di Kantor Satpol PP dan WH Lhokseumawe.

Kasatpol PP dan WH Kota Lhokseumawe Zulkifli kepada Serambinews.com, Rabu (2/2/2022) mengatakan, pemeriksaan dilakukan satu persatu dan butuh waktu lama sampai proses BAP selesai dan perkara dinyatakan P21.

"Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka melanggar Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Jinayat, karena sudah masuk unsur berkhalwat," ujarnya.

“Walau mereka nantinya tidak mengaku melakukan persetubuhan namun untuk khalwat sudah memenuhi unsur, dengan ancamaan cambuk 30 kali," lanjut dia.

Bila nanti terbukti berbuat lebih dari itu, maka ancaman hukum akan bertambah,” ucapnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, warga mencurigai sebuah rumah yang diduga tempat berbuat maksiat di Komplek Perumahan Bukit Panggoi Indah.

Tepatnya Dusun Tgk Di Glee, Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Rumah itu digerebek warga pada Minggu (30/1/2022) sekitar pukul 03.00 WIB.

Tiga pria dan dua wanita diamankan dari dalam rumah tersebut

Dugaan sementara, rumah tersebut dijadikan tempat prostitusi untuk melakukan maksiat.

“Kebetulan saya tahu setelah warga gerebek rumah itu. Keterangan warga, mereka mencurigai bahwa pemilik rumah menyediakan tempat,” kata Kepala Dusun Tgk Diglee, Murtala kepada Serambinews.com, Selasa (1/2/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved