Berita Viral

Ironi Pemimpin ISIS yang Ledakkan Diri saat Diserang Pasukan AS, Pernah Jadi Informan Amerika?

Melansir Reuters, Quraishi memimpin kelompok teror tersebut sejak pemimpin ISIS sebelumnya, Abu Bakar Al-Baghdadi, tewas pada 2019

Editor: muslimah
Twitter via The Sun
Sosok Amir Mohammed Abdul Rahman al-Mawli al-Salbi alias Abu Ibrahim Al-Hashemi Al-Quraishi pria yang disebut merupakan pemimpin ISIS menggantikan Abu Bakr al-Baghdadi, yang tewas bunuh diri saat diserang pasukan khusus AS di Idlib, Suriah, pada Oktober 2019 lalu. 

Saat dipenjara, Quraishi sempat menjadi "informan" tak resmi bagi AS ketika menjadi tahanan sebagaimana dilansir The Washington Post.

Dia menjadi "informan" tak resmi ketika ISIS belum berdiri dan membeberkan berbagai informasi mengenai kelompok Al-Qaeda di Irak.

Kelompok ini Al-Qaeda di Irak merupakan embrio ISIS yang akhirnya betul-betul berubah menjadi ISIS.

Dia dikenal sebagai tahanan M060108-01 dalam laporan interogasi rahasia yang diterbitkan 2021.

Sejumlah dokumen Kementerian Pertahanan AS menyebut Quraishi sebagai informan “kooperatif” yang produktif.

Dia bahkan menawarkan informasi kepada pasukan AS yang membantu mereka memerangi organisasi teroris yang kemudian malah dipimpinnya tersebut.

Namun, kiprah Quraishi berhenti setelah meledakkan diri saat pasukan AS menyerang persembunyiannya di Atmeh, Provinsi Idlib, Suriah, pada Kamis (3/2/2022) dini hari waktu setempat.

(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved