Cara Warga Desa Mandarin Batang Ramaikan Imlek Bikin Bakpao Bareng Anak-anak
Masih dalam suasana perayaan Imlek, Desa Mandarin di Kabupaten Batang memberikan edukasi anak melalui kegiatan Cooking Class.
Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Masih dalam suasana perayaan Imlek, Desa Mandarin di Kabupaten Batang memberikan edukasi anak melalui kegiatan Cooking Class.
Pegiat Desa Mandarin Batang, Amelia Melita mengatakan makanan yang dibuat pada cooking class ini yaitu salah satu makanan khas tionghoas yaitu bakpao karena untuk anak-anak agar lebih seru dibuat kreatif membuat bakpao karakter.
"Bakpao sendiri merupakan makanan khas Tionghoa yang biasa disajikan setiap perayaan Tahun Baru Imlek,” tutur Amelia, Minggu (6/2/2022).
Dikatakannya,di Tionghoa bakpao yang disajikan didominasi warna merah dan kuning, dan memiliki arti.
“Orang China sendiri meyakini makanan bakpao dapat membuat hidupnya lebih sempurna. Hampir semua menyajikan sebagai suguhan di Perayaan Tahun Baru Imlek,” jelasnya.
Lebih lanjut, dalam kegiatan ini anak-anak diajarkan membuat inovasi atau imajinasi mereka membuat karakter bakpao.
"Selain itu kesabaran dan ketelitian anak-anak sangat penting untuk pertumbuhan, motoriknya," ujarnya.
Menurutnya, anak-anak di Desa Mandarin sangat senang jika diadakan kegiatan seperti ini.
Bahkan orang tua mereka ingin jam edukasi tentang mandarin lebih diperbanyak.
“Tidak hanya belajar bahasa mandarin dan makanan khasnya saja tapi juga kegiatan yang lainnya agar wawasan mereka lebih luas," pungkasnya.(din)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bakpao-desa-mandarin-batang.jpg)