Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Headline

Headline : Mayoritas Pasien Omicron Meninggal Belum Divaksin

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, 356 pasien Covid-19 yang meninggal karena Covid-19 sejak 21 Januari

(SHUTTERSTOCK/natatravel)
Ilustrasi varian Omicron (B.1.1.529). Dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menyadari ada varian baru Covid-19 mengatakan, gejala varian Omicron sangat ringan seperti infeksi virus umumnya. 

TRIBUNJATENG.COM -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, 356 pasien Covid-19 yang meninggal karena Covid-19 sejak 21 Januari, sebagian besar belum menerima vaksin lengkap.

"69 persen belum vaksin lengkap atau belum divaksin sama sekali," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (7/2).

Ia menerangkan, saat ini terdapat 58 orang yang sekarang masih dirawat di rumah sakit dengan kondisi berat.

Sedangkan pasien kritis menggunakan ventilator, katanya, sekitar 60 persen belum vaksin lengkap atau vaksin sama sekali.

"Jadi penting sekali lagi, warga yang belum divaksin, masyarakat terutama lansia itu harus segera divaksin dan yang belum dua kali, cepat segera divaksin. Karena ini penting sekali untuk bisa melindungi mereka," tutur mantan dirut Bank Mandiri ini.

Sejak Januari 2022, kasus Covid-19 di Indonesia naik. Namun kini ada tiga provinsi yang memiliki jumlah kasus Covid-19 melebihi jumlah kasus Covid-19 saat gelombang Delta lalu. 

Tiga provinsi itu adalah DKI Jakarta, Banten, serta Bali.

"Kami konfirmasikan sekarang ada tiga provinsi yang jumlah kasusnya melebihi jumlah kasus gelombang Delta yang lalu," ujarnya.

Menyikapi gelombang ketiga Covid-19, pemerintah pun menyiapkan 120 ribu kamar perawatan pasien Covid-19. Sementara, kamar yang digunakan saat ini tercatat 18.966 kamar, sebanyak 15.522 merupakan kasus probable dengan gejala yang ringan.

"Jadi sebenarnya ke depannya, kalau kita lebih efisien dengan cara yang OTG dan isolasi mandiri atau bisa itu isolasi terpusat sebenarnya keterisian rumah sakit kita itu masih sangat rendah," jelas dia.

Telemedisin Jangkau Bandung

Budi juga menyebutkan, layanan telemedisin bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) akan diperluas ke sejumlah daerah di luar DKI Jakarta. 

Rencananya pada pekan ini layanan tersebut akan menjangkau Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya, Jogja, Malang Raya dan Denpasar.

"Mulai minggu ini akan kita perluas ke daerah-daerah tersebut," ujarnya.

Mantan dirut Bank Mandiri ini menyebut, layanan telemedisin di Jakarta telah melayani 150 ribu pasien isoman Covid-19 serta mengirinkan 38 ribu paket oba.

"150 ribu secara kumulatif positif Covid-19 dilayani telemedisin dan sudah mengirimkan juga sekitar 38 ribu obat-obatan ke mereka yang sudah diidentifikasi positif," jelas dia.

Ia pun mengingatkan, agar masyarakat dapat mengurangi mobilitas untuk menekan penyebaran Covid-19. 

"Sekali lagi jangan panik, jangan jemawa, tetap waspada, kalau sedang naik kotanya kita kurangi mobilitas, stay aja di rumah, Insyaallah nanti di akhir Februari kita bisa mengatasi pandemi," harap Menkes Budi.

Jabodetabek, Bandung Raya, Yogya, Bali PPKM Level 3

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kematian warga yang terpapar virus corona mencapai 82 kasus pada Senin (7/2).

Jumlah penambahan kasus kematian itu tertinggi sejak awal Oktober 2021.

DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Bali tercatat menjadi menjadi tiga provinsi penyumbang kasus kematian virus corona harian tertinggi di Indonesia. Ketiganya menyumbang 69,5 persen dari 82 kasus yang kasus kematian yang dilaporkan hari ini (kemarin, red).

DKI Jakarta menyumbang paling banyak yakni 38 kasus kematian Covid-19. Disusul Jawa Tengah 10 kasus, dan Bali 9 kasus kematian yang dilaporkan dalam 1 x 24 jam terakhir.

Sementara itu, 12 provinsi lainnya mencatat kematian Covid-19 di bawah 10 kasus, serta 19 provinsi lainnya nihil kasus kematian Covid-19.

Adapun jumlah kasus virus Corona COVID-19 bertambah 26.121 kasus pada Senin (7/2), sehingga total menjadi 4.542.601. Pasien sembuh bertambah 8.577.

Lebih lanjut, Satgas juga mencatat, 5 provinsi menyumbang penambahan kasus konfirmasi Covid-19 baru di atas 1.000 kasus dalam sehari.

Mereka yakni DKI Jakarta dengan 12.682 kasus, disusul Jawa Barat dengan 5.047 kasus, Banten 3.194 kasus, Jawa Timur dengan 1.339 kasus, dan Bali dengan 1.172 kasus Covid-19.

Sementara itu, 9 provinsi lainnya mencatatkan penambahan kasus di atas 100. Kemudian, 13 provinsi mencatatkan kasus Covid-19 harian di antara rentang 10-100 kasus.

Adapun 7 provinsi lainnya mencatatkan penambahan kasus Covid-19 di bawah 10 kasus pada hari ini.

Perkembangan jumlah kasus warga yang terkonfirmasi terpapar virus corona di Indonesia memang terlihat mengalami peningkatan secara signifikan dalam sepekan terakhir.

Kenaikan terhitung 2,9 kali lipat lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan harian pemerintah, tercatat selama periode 25-31 Januari, jumlah kumulatif kasus konfirmasi Covid-19 dalam sepekan berjumlah 64.065 kasus.

Sementara pada periode 1-7 Februari, kasus Covid-19 meningkat menjadi 189.231 kasus.

Kondisi kenaikan serupa juga terjadi pada kasus warga yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19. Selama kurun waktu 25-31 Januari, jumlah kumulatif kasus kematian Covid-19 di Indonesia berjumlah 93 kasus.

Kemudian, terjadi kenaikan pada periode 1-7 Februari, kasus kematian melonjak menjadi 316 kasus.

Rendahnya Tracing

Pemerintah telah mengevaluasi level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat melonjaknya kasus Covid-19 setelah masuknya varian Omicron.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Yogyakarta, dan Bali naik menjadi level 3 PPKM.

"Hal ini terjadi bukan akibat tingginya kasus. Saya ulangi ini bukan akibat tingginya kasus," kata Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Senin(7/2).

Naiknya level PPKM daerah-daerah tersebut kata Luhut sebagian karena rendahnya tracing. Sementara untuk wilayah Bali, kenaikan level terjadi akibat meningkatnya angka rawat inap di rumah sakit.

"Hal ini terkait dengan keputusan yang dapat dilihat nanti dengan instruksi Mendagri yang akan keluar hari ini," katanya.

Luhut mengatakan pemerintah ingin Bed Occupancy Rate (BOR) tetap rendah. Oleh karena itu pemerintah mendorong agar mereka yang terinfeksi Covid-19 namun bergejala ringan atau tidak bergejala untuk tidak masuk rumah sakit, melainkan cukup di tempat isolasi terpusat.

Oleh karena itu tidak hanya BOR RS, nantinya pemerintah akan memasukkan ketersediaan bed ICU RS kedalam indikator penentuan level PPKM.

"Sehingga juga kita lihat bed ICU itu menjadi juga indikator yang sangat kuat," ujarnya.

Aturan PPKM Level 3

Sementara itu, imbas PPKM level 3 industri orientasi ekspor dan domestik dapat terus beroperasi 100 persen. Dengan catatan, perusahan memiliki 75 persen karyawan telah suntik vaksin dosis kedua dan menggunakan pedulilindungi.

"Jadi Pedulilindungi Jangan pernah ditinggalkan," ujar Luhut.

Adapun untuk kegiatan supermarket wilayah level 3 PPKM dapat beroperasi sampai dengan pukul 21.00 dengan maksimal pengunjung 60 persen dari kapasitas.

Untuk pasar dapat beroperasi sampai pukul 20.00 dan maksimal pengunjung 60 persen. Sedangkan untuk mall dapat dibuka sampai pukul 21.00 dengan maksimal 60 persen pengunjung.

"Bagi anak kurang dari 12 tahun minimal vaksin dosis pertama, dan tempat bermain anak serta tempat hiburan dapat dibuka maksimal 35 persen dan wajib bukti vaksinasi dosis satu untuk anak dibawah 12 tahun," katanya.

Untuk warteg dan lapak jajan dapat dibuka sampai jam 21.00 dengan pengunjung maksimal 60 dari kapasitas. Begitu juga dengan restoran atau Cafe juga dapat dibuka dengan maksimal 60 persen pengunjung dan beroperasi sampai pukul 21.00.

"Untuk bioskop tetap kita buka dengan anak di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk tetapi harus sudah menerima dosis pertama," katanya.

Tempat ibadah dapat dibuka dengan kapasitas jemaah maksimal 50 persen dari kapasitasnya. Untuk fasilitas umum dibuka dengan maksimal 25 persen pengunjung. Untuk kegiatan seni budaya juga dibuka dengan maksimal 25 persen pengunjung.

"Kita lihat terus minggu ini. Kalau minggu ini bagus, kita minggu depan akan lebih dilonggar kan karena kami terus terang tidak ingin kita ketakutan dan ekonomi kita terganggu padahal sebenarnya tidak ada masalah," ujar Luhut.(Tribun Network/den/fik/wly/kps/cnn/(rina/cep)

Baca juga: Jelang MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez Tiba di Lombok: Halo Indonesia!

Baca juga: Gus Yaqut Siap Dukung Hendi di Jawa Tengah: Saya Siap Gerakkan 300.000 Banser NU

Baca juga: Beli Saham PT Nutrindo Rana Sejahtera, Pabrik Ruben Onsu Berkapasitas 500 Ton

Baca juga: Rumah Sakit di Kendal Mulai Siagakan Ruang Isolasi, Terpantau Ada Peningkatan Jumlah Pasien

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved