Kota Tegal PPKM Level 3, PTM Terbatas 50 Persen

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal mengeluarkan kebijakan baru untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
ILUSTRASI PTM TERBATAS. 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal mengeluarkan kebijakan baru untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM). 

PTM yang sebelumnya sudah berlangsung secara 100 persen, kini dilakukan terbatas. 

Tiap rombel atau kelas maksimal diisi 50 persen. 

Kebijakan tersebut menyusul seusai Kota Tegal berstatus PPKM Level 3. 

Kepala Disdikbud Kota Tegal, Ismail Fahmi mengatakan, PTM di Kota Tegal dilakukan secara terbatas mulai, Rabu 9 Februari 2022. 

Hal itu mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. 

Bahwa daerah dengan status PPKM Level 3, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan dengan jumlah siswa per kelasnya maksimal 50 persen. 

"Teknisnya kami kembalikan kepada satuan pendidikan dan komite sekolah. Boleh ganjil genap, sistem sif, atau seminggu masuk seminggu berikutnya dari rumah," kata Fahmi kepada tribunjateng.com, Selasa (8/2/2022). 

Fahmi mengatakan, jam pembelajaran di sekolah pun ikut berubah. 

Jika sebelumnya, pembelajaran dalam satu hari ada 6 jam pelajaran. 

Kini pada Level 3, maksimal hanya 4 jam pelajaran. 

Ia pun mengimbau, tiap satuan pendidikan untuk mengaktifkan kembali tugas Satgas Covid-19. 

Termasuk memastikan agar protokol kesehatan diterapkan secara ketat. 

"Satgas Covid-19 punya tugas untuk mengingatkan teman-temannya. Selalu memastikan ketersediaan masker cadangan, alat tangan berupa sabun dan lain-lain," ungkapnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved