Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Salatiga

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Kota Salatiga Geser SDM

IGD (Instalasi Gawat Darurat) dan Poli rawat jalan RSUD Kota Salatiga selalu lakukan skrining setiap pasien yang datang walaupun jumlah penderita covi

Tayang:
Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: m nur huda
Tribunjateng.com/Hanes Walda Mufti Utomo
Ilustrasi RSUD Kota Salatiga, Selasa (8/2/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Antisipasi lonjakan covid di RSUD Kota Salatiga menggeser SDM ke ruang isolali, Selasa (7/2/2022).

Dalam menghadapi gelombang ketiga covid-19 khususnya untuk varian omicron. Pihak RSUD Kota Salatiga sudah mempersiapkan segala sesuatu mulai dari IGD, Poli rawat Jalan, ruang isolasi serta ketersediaan oksigen dan obat-obatan.

IGD (Instalasi Gawat Darurat) dan Poli rawat jalan RSUD Kota Salatiga selalu lakukan skrining setiap pasien yang datang walaupun jumlah penderita covid di Salatiga menurun.

Menurut Direktur RSUD Kota Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi, M.Kes menjelaslan, pihaknya masih belum membuka jam kunjungan dan untuk keluarga pasien dengan keperluan menunggu pasien diberlakukan pembatasan maksimal satu orang.

“Kita masih belum membuka jam kunjungan pasien kecuali untuk kasus tertentu kita ada pengecualian,” kata Riani.

Ada 17 ruang isolasi covid di RSUD Kota Salatiga. Ia menambahkan, jika terjadi outbreak pihaknya sudah mempunyai strategi kedua.

“Dulu kan kita pernah sampai 70 an tempat tidur untuk pasien covid, jadi kita akan fungsikan lagi. Karena penderita covid sudah menurun tempat tidur tersebut kita alih fungsikan ke yang lain,” tambahnya.

Akan ada penggeseran SDM (Sumber Daya Manusia) untuk menangani lonjakan covid di RSUD Kota Salatiga dan juga akan ada bangsal yang ditutup.

“Seperti tahun lalu SDMnya akan kami geser ke ruang isolali,” tuturnya.

Sementara itu, tahun kemarin saat lonjakan covid di RSUD Kota Salatiga ditutupnya beberapa bangsal atau ruangan, seperti bangsal teratai tiga, teratai empat dan flamboyan empat.

“Bangsal teratai tiga dan empat kan sekarang masih kosong, jadi kalau adanya outbreak akan kami fungsikan dan SDMnya akan kami geser ke bangsal tersebut,” tambahnya. (han)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved