Berita Salatiga

Berantas Demam Berdarah dan Chikungunya dengan Fogging, Zuraidah: Burung Kicau Warga Ikut Mati

Dinkes Kota Salatiga semprotkan fogging ke rumah-rumah warga untuk memberantas nyamuk DB.

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: sujarwo
Istimewa
Tim Dinas Kesehatan Kota Salatiga saat lakukan fogging ke rumah-rumah warga, Rabu (9/2/2022). 
Tim Dinas Kesehatan Kota Salatiga saat lakukan fogging ke rumah-rumah warga, Rabu (9/2/2022).
Tim Dinas Kesehatan Kota Salatiga saat lakukan fogging ke rumah-rumah warga, Rabu (9/2/2022). (Istimewa)

TRIBUNJATENG.COM, SalatigaDinas Kesehatan Kota Salatiga semprotkan fogging ke rumah-rumah warga untuk memberantas nyamuk DB dan chikungunya, Rabu (9/2/2022).

Musim penghujan selalu memberi penyakit bagi manusia. Penyakit DB (Demam Berdarah) dan chikungunya selalu meningkat saat musim hujan terutama di Kota Salatiga.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Zuraidah, selalu memberi sosialisasi dan himbauan kepada warga Salatiga untuk lakukan 3M (Menguras Menutup Mengubur) agar penyakit DB dan Chikungunya dapat diatasi mulai dari jentik nyamuk.

Walaupun begitu, pihaknya tetap memberi pelayanan kepada warga dalam memberantas nyamuk. Seperti pemberian fogging ke setiap Kelurahan di Kota Salatiga. Fogging ini dilakukan agar nyamuk dewasa bisa mati.

“Fogging nyamuk tetap berjalan tetapi tidak setiap hari, memberantas nyamuk dengan fogging itu hanya dapat membunuh nyamuk dewasa saja,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga.

Zuraidah pernah mendapat laporan dari warga setelah rumah mereka selesai di fogging untuk memberantas nyamuk. Laporan warga tersebut berupa hewan peliharaan warga seperti burung kicau mati.

“Saya sering dapat laporan warga setelah rumahnya di fogging. Yang paling banyak itu laporan burung kicau mereka mati setelah di fogging rumahnya,” tambahnya.

Pihaknya sudah memberi peringatan kepada para warga sebelum rumah mereka di semprot fogging, karena Efek fogging sangatlah besar bagi mahluk hidup, karena campuran obat fogging menggunakan cairan insektisida murni 100 persen.

“Tim kami selalu memberi peringatan sebelum rumah mereka di semprot fogging nyamuk,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved