Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemuda Cilacap Bikin Rumah Satwa Edukasi, Tamu Boleh Foto Bareng Ular, Gratis

Warga Desa Cisumur Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap dirikan kebun binatang mini.

Tribun Jateng/ Pingky Setiyo Anggraeni
Yusuf (21) penjaga reptil menunjukkan dirinya dengan salah satu koleksi ular non venom di Rumah Satwa Edukasi, Rabu (9/2/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Berawal dari sebuah hobi dan kecintaannya mengkoleksi hewan, warga Desa Cisumur Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap dirikan kebun binatang mini.

Sesuai dengan namanya "Rumah Satwa Edukasi" tidak hanya sebagai tempat tinggal puluhan hewan saja, namun juga sebagai media pembelajaran anak untuk mengenal berbagai macam hewan. 

Total keseluruhan hewan hingga saat ini terhitung ada sekitar 80 buah hewan yg tinggal di dalamnya, mulai dari jenis unggas, mamalia, reptil dan juga burung. 

Reptil menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung yang datang ke Rumah Satwa Edukasi ini, khususnya yaitu ular. 

Sedikitnya ada 20 ekor ular yang dikoleksi di kebun binatang mini dengan berbagai jenis dan berbagai ukuran.

Pengunjung juga diperbolehkan berfoto bersama ular-ular dengan ukuran besar atau ular-ular raksasa, tentunya dengan pengawasan total dari pihak pengelola. 

"Yang paling dicari pengunjung disini itu reptil yah, khusunya ular-ular besar, biasanya pengunjung ingin foto sama ular, kami perbolehkan dan tetap kami awasi dengan ketat," kata Yusuf (21) penjaga reptil di kebun binatang mini, Rabu (9/2/2022).

Yusuf mengatakan bahwa ular yang diperbolehkan digunakan pengunjung untuk berfoto tentunya memiliki syarat khusus yaitu dengan jenis ular nonvenom atau tidak berbisa. 

"Untuk ular yang digunakan untuk foto kita hanya mengizinkan yang tidak berbisa, dan tentunya ularnya sudah jinak karena memang dirawat sejak kecil," katanya, Rabu (9/2/2022).

Total ular non venom yang terdapat di Rumah Satwa Edukasi ini ada 5 ekor dan bobotnya rata-rata seberat 40 kilogram tiap ekor, bahkan untuk yang paling besar bobotnya mencapai 60 kilogram.

Senangnya, pengunjung yang ingin berfoto dengan ular dan hewan lainnya di Rumah Satwa Edukasi tidak dipungut biaya sepeserpun, hanya saja disediakan kotak donasi yang nantinya akan digunakan untuk biaya operasional hewan tersebut. 

Rumah Satwa Edukasi kini menjadi tempat wisata sekaligus edukasi untuk mengenal hewan-hewan bagi masyarakat Gandrungmangu dan sekitarnya. 

Seperti Reni salah satu warga Kecamatan Kedungreja yang memang sengaja mengantarkan anaknya melihat hewan-hewan.

Reni meniturkan bahwa keberadaan Rumah Satwa sangat bagus dan tentunya bermanfaat bagi warga sekitar, hanya saja menurutnya jumlah hewan yang tersedia masih kurang banyak.

"Sudah bagus sekali sih, jadi anak saya dekat kalau mau lihat hewan, membantu mengenal hewan, tapi sayangnya hewannya masih sedikit, ya karena namanya juga kebun binatang mini yah, tapi sangat membantu kami sebagai orang tua dalam mengenalkan hewan pada anak," tutupnya, Rabu (9/2/2022).

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved