Berita Video
Video Petani Blora Mengeluh, Distributor Jual Pupuk Melebihi Ketentuan
Ada laporan dari masyarakat penyaluran di kalangan petani harganya ada yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) di Blora. Ini sikap Bupati.
Penulis: ahmad mustakim | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Berikut ini video petani Blora mengeluh, distributor jual pupuk melebihi ketentuan.
Bupati Blora, Arief Rohman bersama petugas dari TNI mengecek Gudang Penyangga Pupuk yang ada di Kelurahan Bangkle, Kabupaten Blora, Rabu (9/2/2022).
Itu dilakukan guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi serta harga pupuk.
Bupati mengungkapkan, ada laporan dari masyarakat penyaluran di kalangan petani harganya ada yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Sebenarnya terkait dengan pupuk ini patokannya adalah Elektronik-Rencana Definitif Kebutuhan kelompok (E RDKK)."
"Masing masing petani sudah mempunyai jatahnya," ucapnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (9/2/2022).
Pihaknya pun meminta untuk aktif melakukan pendampingan.
"Distributor kami panggil untuk menyalurkan sesuai jatahnya masing-masing."
"Kadang kendalanya pengecer di bawah ya ini yang mana harganya kadang melebihi HET,” terangnya.
Bupati meminta, para petani melapor apabila menemukan penjualan pupuk bersubsidi dengan harga melebihi ketentuan.
“Silakan dilaporkan."
"Nanti akan terjun dengan Babinsa."
"Kami akan minta tolong Pak Dandim untuk mengawal penyaluran pupuk ini," ujarnya.
Dikatakannya, para petani harus memahami jumlah ketersediaan pupuk bersubsidi ini jumlahnya sesuai ketentuan, tentunya mendapatkannya tidak bisa lebih dari jatahnya itu.
"Kadang kan kebiasaan petani menggunakan pupuk berlebihan."
"Padahal pupuk bersubsidi sudah sesuai ketentuan yang ada” ungkapnya.
“Kalau stok cukup ya, ini tinggal mengawal saja dari pabrik, produsen ke distributor, distributor ke KPL ke petani” ucapnya
Dikatakannya, teman media diharapkan juga ikut memberikan informasi.
"Kami nanti dari KP3 tolong membuat ruang aduan, diumumkan kepada masyarakat."
"Kalau ada aduan atau harga melebihi HET, kami akan terjunkan tim," imbuhnya.
Plt Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Blora, Luluk Kusuma Agung Ariadi, telah melayangkan teguran kepada sejumlah KPL yang menjual pupuk dengan harga yang melebihi HET.
“Kami beberapa minggu ini menangani terkait laporan seperti di Todanan, di Kunduran."
"Yang melebihi HET sudah kami berikan teguran pertama."
"Kalau masih bandel, kami berikan teguran kedua, kami koreksi dengan distributor, dan bisa dipindah untuk pengeceran."
"Silakan kalau ada laporan," tandasnya melalui Tribunjateng.com, Rabu (9/2/2022).
Sementara itu Dandim 0721 Blora, Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro menyatakan siap membantu mendampingi penyaluran pupuk bersubsidi agar berlangsung lancar dan sesuai ketentuan.
“Kami siap mendamping khususnya Babinsa."
"Kami juga menyampaikan saran dan masukan dalam pengeceran atau pengederan pupuk bisa terjadwal sehingga Babinsa kami bisa mengetahui” ucapnya.
“Contoh dalam satu KPL ada berapa stok yang harusnya didistribusikan, berapa yang sudah keluar dan yang masih di gudang."
"Jadi kami bisa monitor untuk mencegah penjualan di luar ketentuan” pungkasnya. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :