Berita Banyumas

Kisah Sugeng Wijono Sejarawan Kolektor Ribuan Foto Jadul Banyumas

Hobi mengoleksi foto-foto kuno mengantarkan Sugeng Wijono mendapat penghargaan dari Banyumas, Bupati Achmad Husein.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Sugeng Wijono, kolektor foto asal Banyumas saat menerima penghargaan dari Bupati Achmad Husein, Senin (14/2/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Hobi mengoleksi foto-foto kuno mengantarkan Sugeng Wijono mendapat penghargaan dari Banyumas, Bupati Achmad Husein.

Sugeng punya koleksi foto pembukaan Jalan Banyumas-Buntu sepanjang 12 kilometer, tahun 1843. Penasaran?

DALAM rangka peringatan hari jadi ke-451 Kabupaten Banyumas, Bupati Achmad Husein memberikan penghargaan kepada tokoh arsip Banyumas, Sugeng Wijono, Senin (14/2/2022) di Pendopo Purwokerto. Pemberian penghargaan merupakan wujud kepedulian kepada tokoh masyarakat yang punya kontribusi terhadap Banyumas karena mengoleksi berbagai foto.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Banyumas, Achmad Supartono mengatakan Sugeng Wijono adalah salah satu tokoh yang bisa menceritakan sejarah perpindahan Banyumas ke Purwokerto. HUT Kabupaten Banyumas bertepatan tanggal 22 Februari mendatang.

"Beliau dapat cerita sejarah Banyumas, foto pabrik gula Kalibagor dan lain sebagainya. Termasuk kenapa diberi nama jalan gerilya dan dan jalan-jalan lain di Purwokerto," katanya kepada Tribunbanyumas.com.

Penghargaan kepada tokoh berpengaruh baru kali ini diberikan. Dalam kesempatan tersebut, Sugeng Wiyono menceritakan sebagai kolektor foto jadul tidaklah mudah. Sewaktu muda, dia pernah kuliah di Akademi Pimpinan Perusahaan di Jakarta, sekitar 1964.

Ketika tidak ada jam kuliah, biasanya dia pergi ke pusat rombengan barang bekas di Pasar Senen. Selain mencari foto-foto dan barang bekas, Sugeng juga gemar membaca buku di perpustakaan Kedutaan Besar Belanda.

"Saya mengetahui sejarah Banyumas justru melalui foto dan buku-buku terbitan Belanda," katanya.
Bukti sejarah

Sugeng pun tergugah ingin mengumpulkan bukti-bukti sejarah melalui foto. Dia yakin melalui foto itulah masyarakat mendapat gambaran kehidupan sebenarnya mengenai masa lalu. Kalau hanya membaca buku, maka hanya membayangkan atau menduga-duga saja.

Sugeng terbilang memiliki ribuan foto sejarah, dan ratusan yang khusus daerah Banyumas dan sekitarnya.

Terbukti dia berhasil mengumpulkan setidaknya 120 helai foto khusus Banyumas dan 400 helai foto Jakarta tempo dulu.

Koleksi tertua yang dia miliki buatan tahun 1843, yaitu foto pembukaan Jalan Banyumas-Buntu sepanjang 12 kilometer.

Dia juga memiliki foto pemindahan Pendapa Si Panji dari Banyumas ke Purwokerto pada 7 Januari 1937. Foto serial prosesi pemindahan pendapa itu ada 12 helai, mulai dari pemberangkatan sampai saat masuk ke pendapa di Purwokerto.

Sugeng mengaku pernah menjadi orang kepercayaan dari Gubernur Jakarta Ali Sadikin setelah lulus dari Akademi Pimpinan Perusahaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved